Belajar Parenting › Forums › Manajemen Diri › Check List vs Calendar
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
November 23, 2022 at 1:12 am #4104
Sita Supomo
MemberKak, apakah bisa dijelaskan bagaimana siasat agar tidak redundant antara check list dan kalender. Thanks.
November 23, 2022 at 8:03 am #5792Aar
KeymasterKak @sita-supomo,
Saya tidak tahu sistem kalendar yang kakak gunakan.
Jika saya berusaha mengira2, yang tertulis dalam kalendar adalah daftar kegiatan di hari terang (pagi, siang, sore).
Sementara itu, sistem checklist yang sedang kita latih saat ini melibatkan proses yang lebih lebar: AM, PM, dan Work Cycle. Tujuannya bukan hanya mengelola kegiatan di hari terang, tetapi juga membangun kebiasaan baik dan pola energi kita.
Idealnya kita menggunakan satu sistem supaya tidak repot.
Karena sedang berlatih, mungkin kakak bisa memasukkan kegiatan dalam kalendar ke dalam kegiatan yang masuk pada Work Cycle (pagi, siang, sore).
Demikian ide yang terpikir dalam benak saya. Saya tidak tahu apakah cocok dengan kondisi kakak.
Silakan diadaptasi sesuai kondisi.
Semoga bermanafaat.
🙏
November 24, 2022 at 7:34 am #5788Sita Supomo
MemberTerima kasih kak Aar, penjelasannya terang benderang karena membuat saya berefleksi bahwa Kalendar *online* hanya bersifat pengingat harus apa pada waktu tertentu, berkoordinasi dengan keluarga dan orang lain dan menuliskan penjadwalan terhadap waktu tertentu.
Ini saya dapati karena saya mencoba menuliskan check list untuk beberapa hari dengan kegiatan2 OR, OS maupun DS (termasuk DS bersama keluarga .. yg baru saya sadar mungkin kurang tepat ya)… dan ternyata jadi kacau…
Jadi check-list itu bener2 untuk esok hari, yang kemudian keesokan harinya di cek pagi dan malam hari ya? apakah betul pemahaman saya?
November 24, 2022 at 8:05 am #5787Aar
KeymasterBetul sekali kak @sita-supomo,
Proses penting untuk menjaga kualitas kegiatan siang adalah menjaga mindfulness pada area yang bisa kita kontrol, yaitu rutinitas malam & rutinitas pagi.
Itu yang perlu dijaga dengan sadar.
Jika kita bisa mindful saat malam dan pagi (sebelum langsung reaktif menjalani hari), biasanya kualitas keseharian kita menjadi lebih berkualitas.
Alat teknis untuk memastikan mindfulness itu adalah checklist. Dengan membuat checklist berisi kegiatan2 kecil yang perlu kita selesaikan, sepanjang hari kita akan penuh kebahagiaan karena ada “sense of accomplishment”, perasaan bahagia karena berhasil menyelesaikan satu checklist demi checklist, walaupun itu kelihatannya kegiatan sederhana.
Sekali lagi, kunci menulis aktivitas checklist adalah memasukkan memecah kegiatan besar menjadi lebih kecil.
Misalnya: ada kegiatan menjadi moderator sebuah seminar.
Kegiatan itu bisa di-breakdown menjadi banyak aktivitas kecil lain, misalnya:
– kontak panitia memastikan kepastian jadwal
– membaca data narasumber
– bikin ringkasan data perkenalan narasumber
– bikin pointer setiap materi
~ pastikan lokasi gedung
~ jalan menuju lokasi sebelum pk. …
~ dll
Itu hanya contoh breakdown yang akan bikin kita happy saat menjalaninya dan memastikan tak ada hal2 kecil yang penting tapi terlewat.
Semoga membantu 🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.