Halo kak @rahayu-prasetyatmini,
Kegiatan yang tergantung kondisi bisa dimasukkan kegiatan sesekali. Jika Anda fokus pada aspek alokasi waktunya, maka itu bisa juga dibuat menjadi rutin; misalnya Kegiatan Anak Pagi. Jika kondisi cerah, kegiatannya jalan pagi. Jika kondisi hujan, kegiatan diganti lain (yang sudah disiapkan).
Tentang kegiatan bersama pasangan, intinya adalah mewujudkannya. Apakah Anda tergerak jika itu menjadi kebutuhan? Maka jadinya itu area D (untuk diri sendiri). Jika Anda lebih tergerak karena ingin melayani, maka masukkan pada area O (untuk orang lain)
Tapi pengkategorian, boleh juga sih Anda membuatnya menjadi DOS atau DOR. 🙂
Semangat kak!
👍🔥