Gak mau sekolah lagi …..

Belajar Parenting Forums Tempat Ngeriung Gak mau sekolah lagi …..

  • This topic is empty.
Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • Author
    Posts
  • #4162

    Mohon izin bertanya kak aar dan kak Lala…. Tapi ini jadi curhat bakal panjang he he….

    singkat cerita Anak saya usia 8 tahun sekarang kelas 3 sd, sejak tk mengenal sekolah formal sudah bermasalah s.d sekarang, masalahnya dia jarang mau masuk sekolah…. Tetapi kalau tidak sekolah di rumah itu dia terlihat sibuk dengan seisi rumah, difasilitasi kertas dan pulpen saja bisa macam macam kegiatan, ini tanpa saya ajarkan tema belajar apa dia harus apa, Bahkan kadang gak mau saya dampingi kak soalnya kekurangannya dia susah menerima penjelasan, kritik dan saran, kalau menurut dia gitu ya gitu, kekurangannya juga cepat putus asa dan emosi bila diluar ekspektasi, contoh kasus dia mau buat garis menjadi bangun ruang menurut saya sudah simetris tapi dia marah emosi katanya jelek belum sesuai inginnya bangun ruangnya, padahal sudah 10 Pola lebih saya liat kertas berlatih yg dia buang, sekarang saya cuma bisa mengamati maunya dia apa sih karena gurunya bilang gak mau mengikuti pelajaran di sekolah, kalau yang minat baru mau gerak, dan hasilnya melebihi teman teman sebayanya…. Oke saya coba berdamai, terserah kalo gak mau sekolah dia maunya apa, sekarang dia masih sekolah formal tapi semaunya aja berangkat sekolah, 1 tahun Di rumah saya udah gak mau paksa paksa sekolah lagi, sekarang dia sudah eksplorasi sendiri di komputer, nge print gambar atau pola bangun ruang sendiri…. Saya belum mengajarinya ini itu di komputer seperti Kak Lala… Krn belum sempat menguasai design grafis msh harus belajar, anak saya memang masih 8 tahun kan minat bisa berubah rubah ya, tapi tiap hari yg dikerjakan itu itu terus dari bangun sampai bangun lagi yg dikerjakannya menggunting print an nya sampai saya bingung hasil guntingannya mau jadi apa menumpuk sekali, biar produktif harus digimanain itu kertas udah dibikin dibiarin aja nanti buat lagi yang baru, terus berulang ulang… dari yang besar sampai ukuran 1 cm kurang itu gambar gambar digunting, minat yang lainnya dgn game Minecraft, ngeprint pola bangun ruang, dan kubus kubus, dia nyari sendiri bilangan yang bisa cube apa aja sambil disusun jumlah balok baloknya jadi rumus sendiri, perkalian pangkat sampai berapa, bilangan mana aja yg hasilnya bisa membangun cube dan ketemu hasilnya sambil dibuat baloknya… Tapi kalau diajarkan cara perkalian bersusun susah banget mau kak, katanya susah….

    Kesibukan lain yg gak pernah bosan memfoto, merekam video adik adiknya lalu mengedit di aplikasi sederhana sih, sprt inshoot dari mulai merekam suara dan mengepaskannya dengan mengukur durasi gambar dsb….kata dia jadi film, menyatukan gambar gambar jAdi gerakan di foto satu satu karakter mainannya, sampai pola pola Lego, sampai saya pusing sendiri liatnya kak…. Tapi saya batasi karena ada kewajiban sprt shalat ngaji masih berat kalau sudah fokus gak ingat waktu

    Sudah diajak diskusi Abang cita citanya apa, ingin jadi arsitek, padahal di keluarga gak ada role model arsitek, wawasannya didapat dari buku buku, dan video youtube, setelah diikuti maunya dia malah minta berhenti sekolah formal, tapi belum saya ACC, saya minta dia ngumpulin alasan positif dan negatif min 5, jujur ada keresahan saya takut tidak mampu, saya khawatir dengan sosialisasi nya, emphati nya, Krn cenderung susah punya temen, dan belum terasah life skill di dunia luar, dan kalau main dengan adiknya pun banyak konfliknya kalau sudah ada kehendak sendiri, saya pun baru memulai membaca materi materi di rumah inspirasi memang banyak tertinggal, dan wawasan home schooling itu ternyata luas sekali, sudah survey bkbm juga, awalnya merasa beban sekali gmn nanti dia takut gak bisa apa apa kalau gak sekolah, sekarang sedikit tenang baca di sini,,,… Cuma masih belum ada solusi pas dengan kondisi kakak sekarang …


    O iya Berkaitan dengan gak mau sekolah ini saya sudah konsultasi dengan psikolog, karena khawatir ada gangguan belajar dan tidak nyaman bersekolah karena diawal pernah terdeteksi disleksia, (pertama mau pegang pensil itu persis seperti kaca tulisannya, dari kanan kiri tapi bisa dibaca terbalik, kalau dibenerkan dia bilang gak seru ah lucu begitu biarin aja tulisannya) dan dia baru bisa baca kelas 2 kemarin (kalau bisa berhitung dari 3 tahun) dan itu pun kalau mau diajarin dari dulu kecil tegang terus saya sama anaknya, singkat cerita dia akhirnya bisa baca sendiri dengan minta kartu gambar gambar tata Surya (dari 4 tahun obsesinya astronomi, suka nonton video)

    Oiya hasil assesment kemarin dari psikologis, Alhamdulillah bukan disleksia dia tercatat memiliki IQ di atas rata rata tinggi, 140…. Nah sekarang ini saya malah kewalahan juga kalau di rumah dia mulai mengeluh bosan juga, mohon sarannya untuk mengarahkan anak tipe anak saya ini pembelajarannya harus seperti apa…. Kalau saya menyetujui dia berhenti sekolah dari segi tekhnis apa yang harus saya siapkan…. seperti belum pede dan dirasa gak sanggup gitu kak, saya masih merasa perlu tenaga profesional yg bimbing anak saya ini… Soalnya Malah jadi sering tantrum di rumah…


    Saya sudah mencoba macam macam lembar printable di web ini cuma maunya matematika aja, tapi masih tantrum juga, bukannya dikerjain cuma dilewat lewat n dikerjain acak ang mau aja, untuk pelajaran lain saya belum bisa masukan logika yg sesuai pikirannya kak, dia kalo merasa gak butuh gak minat, terbukti di sekolah pun kata gurunya gak mau ngikutin semua pelajaran banyak tertinggal di sekolah itu dia gak berbanding lurus dengan potensinya, kalau gak minat gak mau ngerjain bukunya,,, sering tantrum gak jelas kalau sudah muncul ‘bosan’ dia sendiri merasa ingin ada yg dilakukan dengan minatnya di dunia arsitek, tapi saya belum punya, masih mencari wawasan kesana

    Memang dari kecil dia dekat dengan dunia medis di keseharian saya di rumah padahal sudah banyak diskusi kayanya dia tertarik, sedikit saya doktrin, awalnya untuk mengalihkan kerewelannya, tapi masih tidak cukup memuaskannya, badannya tetap pengen ngerjain sesuatu, pernah juga kenalan dengan mahasiswa arsitek kebetulan yg Deket rumah ada arsitek bandara tapi, dia suka dan mau ikut mencoba pembelajaran di aplikasi yang mereka punya, tapi saya pikir terlalu tinggi, malah bikin stress kalau terlalu sulit, dia putus asa, adakah club anak anak HS untuk minat bakatnya kak, untuk mengurangi kerewelannya supaya energinya cukup tersalurkan…. Pelajaran apa yang harus saya berikan ke anak saya ini….

    Trimakasih sebelumnya untuk perhatiannya

    #5954
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @khalida-wahdatullaili

    Terima kasih atas sharingnya yang panjang dan memberikan konteks tentang kondisi yang dialami Ananda.

    Menyimak informasi dari kakak, anak kakak berarti memiliki IQ Jenius tetapi memiliki tantangan dalam pengelolaan emosi, ya?

    Ada istilah khusus yang biasa digunakan untuk anak seperti inii yaitu: gifted asynchronous. Artinya, berbakat tetapi perkembangan emosinya lebih lambat dibandingkan perkembangan kecerdasannya.

    Tentu saja istilah indikasi ini perlu dicek ke psikolog profesional, ya.. supaya lebih jelas treatment apa yang perlu dilakukan untuk anak.

    Sebagai praktisi HS, saya hanya bisa memberikan masukan:
    ~ proses pendidikan anak bisa dilakukan melalui sekolah maupun HS. Tentu saja, perlu adaptasi2 pilihan sekolah agar bisa menerima kondisi kekhususan anak

    ~ jika kakak tertarik menjalani HS, kuncinya ada di ketersediaan waktu dan leadership orangtua. Orangtua perlu apa yang ingin dikejar dan tahu mau ngapain dengan proses anak karena proses HS itu dipimpin oleh orangtua.

    ~ baik pilihan bersekolah maupun HS, biasanya orangtua mencari partner psikolog untuk menangani kekhususan anak terkait perkembangan emosinya. Sementara itu, peran orangtua adalah menjadi pembimbing anak dalam keseharian.

    ~ enaknya bersekolah, ada struktur dasar materi belajar yang disediakan oleh sekolah dan guru yang menjadi pengganti orangtua. Nggak enaknya anak belum tentu cocok. Enaknya HS proses belajar menjadi fleksibel. Nggak enaknya semua tanggung jawab dan teknis penyelengaraan belajar ada di tangan orangtua.

    Sebelum kakak memutuskan HS, pastikan kakak siap dan memahami konsekuensinya.

    Di Rumah Inspirasi ada kelas Menimbang Homeschooling yang mungkin bisa menjadi alat cek awal kesesuaian dengan HS: https://member.rumahinspirasi.com/courses/menimbang-homeschooling/

    Semoga membantu 🙏

    #5953

    Terimakasih banyak untuk penjelasannya, anak saya sekarang sudah banyak di rumah kak, sempat yakin untuk HS dan ikut PKBM, ternyata anaknya rumit sekali kak he he…. Sekarang kalau mau masuk sekolah dia ikut kelas inklusi dengan guru khusus dan pembelajaran berbeda, karena catatan dari psikolog waktu assesment, dia perlu tantangan dan banyak kegiatan yg dinamis, supaya tidak bosan, jadi sering uring uringan, saya sudah coba ber kegiatan bersama di rumah setahun ini tapi saya merasa banyak kekurangan di rumah kak tentang konten belajar yang sesuai dengan keinginannya…., Keseringannya dia bilang ‘gak seru’ padahal saya sendiri merasa sudah banyak cari ide, Mungkin adakah referensi untuk kegiatan peminatan arsitek dan matematika atau komunitas anak arsitek….

    #5952
    Aar
    Keymaster

    Kak @khalida-wahdatullaili

    Untuk menjadi arsitek, banyak aspek yang perlu diasah pada anak, baik dari sisi logika matematika, kemampuan visual-spasial, termasuk hubungan manusia (karena dia akan perlu berinteraksi dengan klien).

    Salah satu proses penting yang juga perlu diajarkan pada anak adalah mencari sumber belajarnya.

    Untuk belajar matematika, banyak sekali sumber, tinggal diipilih yang cocok dengan anak, misalnya Khan Academy, IXL Math, dll.

    Untuk informasi2 lain, ajari anak untuk melakukan Googling atau lakukan Googling bersama sehingga dia bisa memilih yang paling cocok dengan kebutuhannya, misalnya Googling dengan kata kunci: “channel Youtube Arsitektur”.

    Jika mau hal yang teknis terkait belajar desain, biasanya anak-anak suka belajar alat terkait desain arsitektur seperti belajar: Blender atau Sketchup, Banyak tutorial di Youtube terkait Blender & Sketchup yang bisa diikuti anak.

    Semoga membantu. 🙏

Viewing 4 posts - 1 through 4 (of 4 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.
Scroll to Top