Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Dini › apakah anak dengan sindrom autisme dapat mengikuti program hs usia sekolah?
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
August 8, 2022 at 1:38 pm #4171
Anggirani Qadarsih
MemberBismillah..
Assalamualaikum mas aar & mba lala, perkenalkan saya anggi, sy ibu dengan 1 anak yang memiliki sindrom autisme ringan, saya sudah memulai hs mulai anak sy usia 5 tahun, dan saat ini usianya sudah 8 tahun.
untuk membaca, menulis, berhitung, dan dikte, alhamdulillah sudah bisa. yang masih suka berubah sekarang mood, belum bs tenang, fokusnya kadang suka terganggu.
pertanyaannya :
1. apak anak sy bs mengikuti kelas hs usia sekolah?
2. stimulasi apa yang bs sy berikan untuk anak?
terimakasih
August 9, 2022 at 11:31 am #6016Aar
KeymasterWa’alaikum salam wr wb
Halo kak @anggirani-qadarsih
Terima kasih sharingnya.
Tentang HS Anak Berkebutuhan Khusus, ada 2 isu yang perlu menjadi pertimbangan:
1. Ekspektasi orangtua terhadap anak
2. Penanganan kekhususan anak
1. Ekspektasi orangtua terhadap Anak
Berbeda dengan sekolah yang bersifat standar, HS adalah model pendidikan yang terkustomisasi. Artinya, orangtua bisa melakukan kustomisasi tentang tujuan pendidikan, proses belajar, dan materi belajar anak.
Dengan sudut pandang tersebut, anak kebutuhan khusus sangat bisa menjalani HS. Kuncinya adalah mengelola ekspektasi orangtua dan keterampilan orangtua memfasilitasi anak.
Dalam konteks ekspektasi, penting bagi orangtua tidak mengambil semua materi belajar seperti sekolah dan cara belajar seperti sekolah. Fokuslah pada kemampuan2 yang dianggap penting untuk hidup anak:
- literasi
- numerasi
- keterampilan hidup untuk menjalani keseharian
- keterampilan berkarya untuk hidup mandiri saat dewasa (berdasarkan kekuatan anak). Asah keahlian anak secara bertahap.
Pertanyaannya: apakah Anda bisa mengelola proses itu secara mandiri maupun dengan bantuan pihak luar (les, kursus, komunitas, dll)? Jika bisa, maka HS bisa dijalani.
Pilihlah PKBM yang cukup fleksibel dan menerima kondisi anak sehingga tidak menuntutkan standar yang ketat seperti anak sekolah. PKBM ini yang nanti akan mengeluarkan Ijazah Paket untuk anak.
2. Penanganan kekhususan anak
Hal yang membedakan dengan anak sekolah secara umum adalah penanganan kekhususan anak. Jika orangtua merasa bisa menangani kekhususan anak secara mandiri oleh keluarga, berarti HS bisa dijalankan.
Dalam praktek keseharian, orangtua tetap bisa menggunakan jasa ahli/terapis untuk menstimulasi kekhususan anak.
Demikian kak beberapa kunci penting jika ingin menjalani HS usia sekolah untuk anak dengan kondisi kebutuhan khusus.
Semoga membantu 🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.