Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Dini › Pertanyaan mengenai HSUD
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
March 14, 2022 at 3:52 pm #4267
Catherine Kusnadi
MemberHalo, anak saya usia 4 tahun, karena masih pandemi rencananya mau homechooling dulu.
Saya punya beberapa pertanyaan , minta tolong dijawab yah 🙂
Pertanyaan saya:
1. Apakah ada info dan rekomendasi kurikulum (indonesia/luar)?
2. Apakah untuk homeschooling sebaiknya ada jadwal belajar rutin? atau bisa bebas saja?
3. Ada ketakutan saya, anak jadi terpengaruh sifat buruk orangtua yang kita pun belum bisa atasi. Semisal, saya suka belajar hal baru tapi gampang bosan kalau sudah tau. Apakah ada pengalaman mengenai hal ini?
4. Karena selama pandemi hanya dirumah saja dan ketemu orang itu2 saja, anak saya jadi malah males diajak keluar dan senangnya dirumah saja. Apakah tidak apa-apa , dan bagaimana mengatasi limitasi anak untuk bersosialisasi apalagi kalau homeschooling.Terima kasih
March 14, 2022 at 4:34 pm #6560Aar
KeymasterTerima kasih pertanyaannya.
1. Apakah kakak sudah menonton dan mempelajari pembahasan tentang kurikulum HS Usia Dini di kelas: https://member.rumahinspirasi.com/courses/memulai-homeschooling-usia-dini/lessons/kurikulum-homeschooling-usia-dini/?
Di materi itu saya jelaskan cara berpikir orangtua dan sampel2 kurikulum yang bisa digunakan.2. Dua-duanya bisa. Orangtua bisa menjalani proses berjadwal atau spontan.
Karena rumah berbeda dengan sekolah, kegiatan paling umum dilakukan adalah yang bersifat spontan. Tapi terkadang orangtua suka bingung jika semuanya spontan, jadi orangtua merasa perlu membuat jadwal dan itu boleh-boleh saja. Fungsi jadwal adalah untuk orangtua, bukan untuk anak. Anda bisa atur jadwal setiap hari 30 menit berkegiatan bersama anak usai mandi dan sarapan.
3. Suka tidak suka, anak melihat dan mengamati orangtua melalui kesehariannya. Itu terjadi kapan pun, Semua orangtua pasti mengalami kondisi ini karena tidak ada seorang pun diantara kita yang sempurna. Kami juga tidak sempurna dan punya banyak kekurangan. Yang bisa kita lakukan adalah menjadikan kesadaran kita sebagai pintu masuk untuk bertumbuh.
Raising childern, raising ourselves. Mendidik anak, berarti mendidik diri kita sendiri. Kita perlu terus bertumbuh agar bisa semakin baik mendidik anak-anak kita.
4. Pandemi memang menjadi masalah untuk semua orang, baik anak homeschooling maupun anak sekolah. Kita memang sedang berada dalam kondisi yang tidak normal dengan fokus untuk survival (yang utama adalah keamanan dan kesehatan). Jadi, kondisi ini perlu dimaklumi.
Yang penting dilakukan adalah orangtua menguatkan kualitas interaksi dan komunikasi bersama anak. Banyak main dan berkegiatan bersama, termasuk jalan pagi, bersepeda atau olahraga bersama.
Jika kondisinya sudah memungkinkan untuk berkegiatan di luar, nanti baru dipaparkan secara bertahap.
Demikian kak, semoga membantu.
March 16, 2022 at 2:14 pm #6537Catherine Kusnadi
MemberHalo, terima kasih untuk jawabannnya 🙂
Sepertinya saya sedang bimbang dan tidak yakin karena anak-anak yang lain sudah mulai sekolah formal.
Saya pikir ada kurikulum yang berisi guideline per hari/bulan materi pengajaran yang bisa diajarkan dirumah.
Terima kasih Pak @Aar sudah mengingatkan dan menginspirasi kembali mengenai semangat untuk berkembang dan belajar bersama anak 🙂
March 17, 2022 at 9:09 am #6534Aar
KeymasterProses-proses yang terjadi di rumah berbeda dengan di sekolah karena kondisi alamiahnya memang berbeda. Jika dibuat seperti sekolah yang terjadwal ketat mungkin bisa, tapi akan sangat berat dijalani, kak. Anak sulit dipaksa mengikuti jadwal saat di rumah.
Oleh karena itu, guideline kurikulum seperti berusaha kami sederhanakan menjadi Parameter Perkembangan Anak supaya lebih mudah diadaptasi.
Jenis kegiatan hariannya bisa disesuaikan dengan konteks keluarga, anak, dan kondisi yang paling memungkinkan.
Semangat menjalin bonding & connection ya kak.. juga melakukan stimulasi sesuai tumbuh kembang anak.
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.