Belajar Parenting › Forums › Menyiapkan Pembelajar Mandiri › Podcast Pengembangan Keterampilan Belajar
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
December 25, 2021 at 10:58 am #4443
Aar
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
May 28, 2024 at 5:47 pm #4874Julia Sukma
MemberMas aar, bagaimana orang tua menyederhanakan tangga tahapan untuk dicapai oleh anak?
May 29, 2024 at 10:31 am #4873Aar
KeymasterKak @julia-sukma
Untuk menyederhanakan anak tangga tahapan anak, proses yang perlu dilakukan adalah:
1. Kenali anak tangga saat ini
2. Kenali kesulitan anak
3. Kenali batas kemampuan anak
4. Sederhanakan proses mengikuti kapasitas anak
Apa yang bisa disederhanakan?
1. Durasi & frekuensi kegiatan. Misalnya, anak merasa sangat terbebani jika proses belajar dilakukan 1 jam, maka kita kurangi menjadi 30 menit. Jika anak merasa kesulitan berlatih setiap hari, maka diubah menjadi 3x/minggu.
2. Target/tingkat kesulitan. Jika anak kesulitan meraih target yang ditetapkan, maka targetnya diturunkan. Misalnya, orangtua menetapkan target membaca 10 halaman/minggu. Target ini dianggap mudah untuk anak pertama, tapi ternyata anak kedua mengalami kesulitan. Jadi, targetnya diturunkan menjadi 1 halaman/hari.
3. Kemandirian. Misalnya anak pertama saat membuat lapbook/proyek cepat belajar dan bisa melakukan sendiri. Ternyata anak kedua mengalami kesulitan. Jadi, prosesnya tidak bisa langsung dilepas, tapi butuh didampingi.
Pengalaman kami menemani proses Duta, pada awalnya stamina bekerjanya masih lemah. Jadi, kami tetapkan durasi berkegiatan (misalnya memasak) lebih pendek dan lebih sederhana. Yang penting jalan terus, tidak berhenti dengan alasan tidak bisa melakukan. Seiring proses, staminanya semakin lama semakin kuat.
Selain itu, target IXL Math misalnya 3 skills/hari diturunkan menjadi 1 skills/hari. Yang penting dilakukan setiap hari.
Contoh yang lain, saat mengerjakan lapbook kakak-kakaknya bisa melakukan secara mandiri. Untuk Duta, dia perlu diajak mengobrol, diberikan contoh, dan ditemani prosesnya.
Kuncinya dalam sudut pandang kami adalah:
- porsi belajar disesuaikan dengan anak (tidak berdasarkan orang lain)
- kegiatan belajar berjalan terus (tidak berhenti dengan alasan sulit/tidak bisa)
Demikian kak, semoga membantu.
Untuk membahas tentang proses menyederhanakan anak tangga butuh sampel. Jika kakak bersedia berbagi cerita tentang kondisi yang kakak alami, kita bisa eksplorasi lebih dalam diskusinya tentang membuatkan anak tangga lebih kecil pada anak.
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.