Kak Sita,
Idealnya proses membuat dokumentasi homeschooling untuk anak remaja dilakukan oleh remaja itu sendiri. Tapi, proses ini sangat tergantung pada kondisi lapangan. Apalagi untuk proses awal di mana anak masih membutuhkan adaptasi untuk menjalani model belajar yang baru.
Untuk proses transisi awal, yang bisa dilakukan adalah:
1. Orangtua mendiskusikan pentingnya dokumentasi homeschooling bersama remaja
2. Orangtua dan anak berdiskusi format dan cara pendokumentasian yang akan dibuat. Jika anak tak punya ide, orangtua bisa mengusulkan bentuknya.
3. Bentuk sederhana proses dokumentasi adalah melakukan pencatatan (logging). Anak mencatat hari ini melakukan kegiatan belajar dan apa yang dipelajarinya/hasilnya.
4. Hasil dari logging ini sesekali dicek oleh orangtua dan menjadi bahan refleksi/diskusi bersama. Diskusi bersama bisa dilakukan seminggu sekali.
Semoga membantu.