Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Dini › Ide Kegiatan di Rumah untuk Usia Dini
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
December 21, 2021 at 8:25 pm #4599
Mira Julia
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
March 1, 2024 at 3:07 am #4903Dinda Hidayati
MemberHalo kak, mau tanya.. ide kegiatan diatas sangat menginspirasi untuk saya. Tapi saya masih bingung untuk kegiatan yang katanya ranah perempuan.. seperti memasak, mencuci baju, dll. Saya berencana membelikan alat masak masakan untuk anak saya (laki – laki 4th) karena saya rasa disana ada keterampilan mengenal bahan makanan, memegang pisau (motorik halus), proses mentah menjadi matang, dan keterampilan lainnya. Karena alat yang aslinya terlalu berbahaya jadi saya berpikir mau membelikan mainannya. Tetapi saya dapat pertentangan dengan keluarga tentang hal ini. Bagaimana sebaiknya ya kak? terimakasih 🙂
March 1, 2024 at 2:49 pm #4901Aar
KeymasterHalo kak @dinda-hidayati
Di keluarga kami semua anak belajar memasak untuk keterampilan praktis dan bersenang-senang, tapi tidak ada yang main masak-masakan. Kami tidak membelikan mainan masak-masakan untuk anak laki-laki maupun perempuan.
Untuk memaparkan anak dengan kegiatan memasak & menghasilkan makanan, prosesnya kami sesuaikan dengan kapasitas dan kondisi anak.
Saat anak usia dini (di bawah 7 tahun), kegiatannya sebagian besar adalah membantu memasak dan terlibat pada proses menghasilkan masakan tanpa pisau & api.
Kegiatannya bisa bermacam-macam, misalnya:
1. Membantu Ibu mengatur belanjaan ke kulkas/lemari
2. Mengambilkan bahan makanan untuk dimasak, misalnya: “tolong ambilkan telur 2”, “tolong ambilkan tomat.”, dll
3. Terlibat membantu memasak, misalnya: memotong bayam/kangkung dengan tangan, mengupas telur, mengaduk adonan, menuang adonan, menghias kue, dll.
4. Membantu memasak secara bertahap sesuai kemampuan, misalnya: membuat es batu, membuat susu, membuat jelly, menyiapkan roti lapis mentega/selai, dll.
Demikian kak. Proses yang biasanya kami lakukan adalah menggunakan hal real, bukan mainan. Anak terlibat langsung dan merasakan dampak dari kegiatan yang dilakukannya.
Kuncinya adalah mengenali kegiatan2 yang aman dan bisa dilakukan untuk anak (tidak menggunakan pisau dan api).
Semoga menjawab pertanyaan kak Dinda 🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.