Halo kak Fadilah,
Terima kasih sharingnya.
Ada 2 proses yang perlu diperhatikan berkaitan dengan membangun keterampilan melayani:
1. Membangun kebiasaan baru
Pola yang Anda lakukan itu bisa dilakukan. Anak terbiasa baru membuka HP setelah menyelesaikan kewajibannya membantu pekerjaan rumah tangga
2. Membangun alasan
Supaya anak tidak merasa pekerjaan rumah tangga menjadi beban yang ingin ditinggalkan, tahapan selanjutnya adalah memberikan makna. Anda perlu sering mengobrol bersama anak mengapa mereka perlu melakukan pekerjaan rumah tangga.
~ Apa manfaatnya bagi mereka?
~ Apa kontribusi yang diberikannya pada keluarga?
~ Apa manfaatnya saat nanti mereka dewasa?
3. Teguhkan dengan apresiasi & pengingat
Selalu apresiasi proses mereka. Lihatlah sebagai proses belajar. Anak mungkin lupa, melakukan kesalahan, pekerjaan tidak rapi, dan sebagainya. Jadi, lihatlah proses ini sebagai proses bertumbuh anak.
Ingatkan jika mereka lupa (jangan diomeli). Berikan masukan teknis dan contoh jika mereka pekerjaannya kurang rapi.
Demikian kak, semoga menjawab.