Belajar Parenting › Forums › 10 Keterampilan Dasar Anak › Podcast Keterampilan Menggunakan Teknologi
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
December 24, 2019 at 3:11 pm #4637
Aar
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
May 2, 2020 at 9:09 am #7234Anonymous
GuestApa yang di maksud produktif dalam penggunaan teknologi?
Bagaimana saya bisa mengarahkan anak usia 8 dan 10 tahun produktif dalam penggunaan teknologi?May 5, 2020 at 9:56 am #7233Aar
KeymasterKak Meutia,
Penggunaan teknologi secara produktif, berarti teknologi tak hanya digunakan untuk hiburan.
Dalam konteks produktivitas, teknologi digunakan untuk belajar, berjejaring, dan berkarya.Untuk anak SD usia 8-10 tahun, contoh penggunaan teknologi secara produktif adalah:
~ menggunakan kelas online seperti KhanAcademy, Zenius, IXL Math untuk belajar matematia
~ menggunakan Youtube untuk belajar tutorial memasak/craft (dan mempraktekkannya)
~ membuat slide presentasi menggunakan software Power Point/Keynote/Google Slide
~ menggambar di tablet menggunakan aplikasi Ibis Paint, dllJune 17, 2020 at 2:01 am #7190Anonymous
GuestHalo mas Aar dan mba Lala
Anak sy umur 7&9th dlm bermain gadget mereka msh bs di suruh utk berhenti sebenyar dan di mintai tolong. Mematuhi kesepakatan yg ditetapkan dr awal. Namun utk melalukan aktivitas fisik (cth eksperimen2, memasak dsb) lain terutama anak sy yg besar sll malas dan ogah2 an. Adakah tips untuk mendorong agar anak jd bersemangat kembali dng aktivitas di luar gawai.
Terima kasihJune 17, 2020 at 9:56 am #7186Aar
KeymasterKak Yovina,
Ini adalah tantangan umum anak-anak saat ini karena sejak kecil mereka jarang terpapar dengan kegiatan fisik dan lebih banyak terpapar dengan kegiatan digital (gadget). Akibat, anak-anak memang memiliki kelembaman, malas bergerak dan melakukan kegiatan fisik.
Ada 2 hal yang perlu dicari solusinya berkaitan dengan hal ini:
1. Mengelola penggunaan gadget
Ini sangat terkait dengan kebijakan keluarga. Jika diperlukan proses mengurangi penggunaan gadget, perlu dilakukan diskusi bersama anak tentang alasan mengapa dilakukan, tujuannya apa, dan aturan main yang baru seperti apa.2. Alternatif kegiatan
Saat anak tidak melakukan kegiatan, tantangan orangtua adalah “membuatkan” kegiatan yang menarik untuk anak. Nah, proses ini yang seringkali dirasakan berat oleh orangtua karena harus berpikir/menawarkan/mendampingi anak. Karena proses ini berat, makanya orangtua cenderung memberikan kelonggaran anak memakai gadget karena membuat orangtua menjadi ringan (tidak mengurusi anak).3. Teladan
Salah satu yang manjur untuk menggerakkan anak melakukan kegiatan fisik/non gadget adalah keteladanan anggota keluarga lain (ibu/bapak). Jika ibu/bapak senang melakukan kegiatan lain (misalnya memasak) dan terlihat melakukannya dengan happy, itu bisa menjadi modal besar untuk membimbing anak melakukan kegiatan fisik. Tapi jika ayah/ibu sangat fokus kegiatan gadget dan jarang melakukan kegiatan fisik non-gadget, proses ini pasti lebih susah. Anak tidak cukup hanya diberikan motivasi dan perintah, sementar orang2 di sekitar tidak melakukannya.4. Menemukan inspirasi/alasan
Salah satu cara untuk membuat anak tertarik melakukan sebuah hal adalah menemukan pemicu (trigger). Pemicu itu bisa dari idola anak, buku, lagu, film, tontonan, dan sebagainya. Atau dari peristiwa nyata yang menyentuh hati anak, misalnya cerita pengalaman ayah/ibu tentang manfaat dari kegiatan/keterampilan memasak.5. Memaksa
Sebagai orangtua, Anda punya otoritas untuk mendorong anak melakukan sebuah hal yang penting menurut Anda bagi mereka. Kuncinya adalah terus berkomunikasi, menjelaskan gambar besar/alasannya, dan sambil terus berproses mencari cara yang asyik/menyenangkan bagi anak.Nah, diantara semua itu, mana yang kira2 cocok dan bisa Anda lakukan?
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.