Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Sekolah › Podcast Transisi Homeschooling
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
December 23, 2019 at 9:28 am #4669
Aar
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
January 28, 2021 at 8:36 am #7016Anonymous
GuestHalo Kak Aar dan Kak Lia, saya berencana memindahkan putri saya, kls 8, 13 thn, ke HS. Ini masih proses awal karena masih hrs diskusi dengan dia dan psikolog.
Karena semester berjalan, pertanyaan saya apakah transisi legal harus dilakukan sebelum dia berhenti sekolah atau setelah dia berhenti sekolah ya?
Bagaimana memilih PKBM yang tepat? Saya melihat list kemudian bingung sendiri, pertanyaan kunci apa yang harus ditanyakan.
Mohon pencerahan, terima kasih
January 28, 2021 at 9:21 am #7015Aar
KeymasterKak Sita,
Transisi legal biasanya dilakukan setelah anak berhenti dari sekolah. Prosesnya adalah mutasi dari sekolah ke PKBM. Oleh karena itu Anda perlu melakukan survey dan mencari PKBM dulu. Setelah menetapkan tujuan, baru melakukan mutasi.
PKBM itu seperti sekolah, tapi variasi kualitasnya jauh lebih lebar dibandingkan sekolah. Ada yang “sangat sekolah” dan tidak fleksibel. Ada yang sangat lentur dan fleksibel. Banyak yang sangat sederhana dengan fasilitas dukungan yang sangat terbatas.
Kriteria umum PKBM yang ramah HS adalah:
~ Secara legal sudah memiliki NPSN (Nomor Pokok Siswa Nasional) dan terakreditasi
~ Data PKBM ada di sini: https://referensi.data.kemdikbud.go.id/index31.php
~ Proses terdaftar PKBM bisa di kota yang sama, bisa di kota berbeda.
~ Tanyakan pada PKBM beberapa aspek penting, misalnya fleksibilitas belajar, proses pembuatan rapor, apakah ada jadwal wajib hadir/berkegiatan. Semakin fleksibel, semakin memudahkan proses homeschooling.Sebagai informasi tambahan, anak-anak kami saat ini terdaftar di PKBM Piwulang Becik, Salatiga. Foundernya praktisi homeschooling dan proses-prosesnya sebagian besar berlangsung online. Informasi tentang PKBM Piwulang Becik bisa dilihat di website-nya: https://piwulangbecik.com
January 31, 2021 at 9:22 am #7006Aar
KeymasterKak Pipiet,
Bisa kak.
Ada 2 pilihan yang bisa diambil.
1. Fokus pada Kekuatan Anak
Anak menekuni dunia fotografi & videografi menuju profesional dan tidak akan kuliah. Anak dan orangtua memutuskan anak tidak apa-apa tidak kuliah, yang penting mengasah keahliannya dan bisa hidup mandiri.Cukup banyak anak-anak yang sekarang menempuh dunia kreatif berbasis portofolio, contohnya para anak muda yang menekuni dunia content creator:
https://creatorsconference.id/Kuncinya adalah kesepakatan orangtua dan anak, serta pendampingan untuk mengasah keahlian dan mencari cara masuk ke dunia profesional.
2. Mencari PKBM yang fleksibel
Tantangannya memang mencari PKBM yang lebih fleksibel dan bisa memfasilitasi proses2 anak. Anak tetap bisa menekuni minatnya. Anak tetap bisa mendapatkan ijazah Paket C melalui proses yang tidak bertentangan dengan aturan pemerintah.PKBM yang digunakan anak kami adalah Piwulang Becik dan cukup fleksibel. Foundernya adalah praktisi homeschooling sehingga beliau memahami dinamika yang terjadi di keluarga HS.
Silakan dipelajari informasi di website-nya dan bertanya pada pengelolanya.
Ini hanya salah satu contoh PKBM saja sebagai referensi.
January 31, 2021 at 10:35 am #7004Anonymous
GuestHallo Mas Aar dan Mba Lala, anak kami sekarang kelas 9 dan rencana HS kelas 10 nanti. keinginan untuk HS ini berasal dari kami <orangtua> dan anak. Dia tidak suka belajar akademis terutama PPKN, selama ini merasa terbebani belajar hal2 yang menurut dia tidak penting. Anak saya suka photo dan video editing,jadi rencananya dia akan mendalami hal ini ketika HS nanti.
Tapi ternyata setelah melihat beberapa PKBM, anak saya tetap harus belajar akademis walaupun online. Apakah pelajaran akademis ini bisa agak disisihkan dan fokus dengan minat bakat anak saya? -
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.