Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Dini › Podcast Mindset Homeschooling Usia Dini
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
February 7, 2023 at 12:06 am #5668
Vera Marsella
MemberBaik mas @Aar terimakasih atas sarannya🙏
Saya setuju, bisa jadi karena respon saya yang tidak tepat atas kejujuran anak pada waktu2 sebelumnya sehingga anak menjadi tidak berbicara apa adanya. Selain itu saya suka banyak bicara saat menanggapi ‘tingkah anak’ yang di mata saya suka memicu emosi. Sehingga anak tidak mau ketika dinasehatin. Malah memberikan respon nangis uring-uringan sampai bilang ‘kakak tidak mau dibilang begitu, atau kakak tidak mau ditunjukan videonya’.
Karena ketika anak melakukan sesuatu yang dianggap orang tua bahaya bisa melukai mereka atau membuat mereka bisa sakit. Misalnya saya mengusulkan jika tidak hati2 memakai kompor maka potensi kebakaran. Kemudian saya ajukan untuk melibatkan contoh video kasus tsb di youtube. Tapi dia menolaknya dengan menangis.
Rasanya kalo tidak diungkapkan k anak. Greget bgt pgn dibicarakan. Tp ternyata anak tdk suka.
Selain itu ,
Mengenai kejujuran, saya suka bercerita dan menanyakan langsung k anak. Jika anak berbohong apakah hal ini karena pernah melihat saya berbohong?maka disitu saya langsung meminta maaf kpd anak.
Begitu mas @Aar contoh respon saya menanggapi tingkah anak. Dan ini masih sering terjadi.
Jika hal tsb memengaruhi kejujuran anak. Maka saya akan perbaiki diri.
Terimakasih atas kesempatan berbagi kisah saya dan mohon sarannya.
February 7, 2023 at 11:49 am #5663Aar
KeymasterTerima kasih kak @vera-marsela untuk kejujurannya berbagi,
Ada 2 aspek penting yang perlu dikenali saat merespon dan menyikapi anak:
1. Respon emosi
2. Respon logis
Kedua respon itu tak bisa disatukan dan dilakukan pada saat bersamaan. Kita perlu melakukannya satu-persatu.
Jika ada hal yang tidak berkenan di hati orangtua atau anak melakukan hal yang emosional (marah, sedih, kecewa); respon pertama yang perlu dilakukan adalah menenangkan anak dan menerima emosinya. Lakukan pelukan, usapan kepala, atau sentuhan untuk memberikan ketenangan pada anak. Kurangi kata-kata.
Setelah emosi anak reda dan tenang, baru diskusikan peristiwanya dengan tenang. Di sinilah baru terjadi proses pembelajaran anak.
Orangtua yang marah2 dan sekaligus menasihati anak tak akan efektif nasihatnya. Sebab, yang ditangkap oleh anak hanya kemarahan orangtua saja. Otaknya tertutup oleh emosi dan dia tidak bisa mendengarkan nasihat/penjelasan apapun yang diberikan.
Jadi, pastikan prosesnya bertahap:
1. Selesaikan urusan emosi dulu. Orangtua tidak marah dan bisa tenang. Anak tidak emosional dan lebih tenang.
2. Setelah selesai urusan emosi, baru diskusikan secara logis hal-hal yang sudah terjadi.
Semoga membantu.🙏
February 7, 2023 at 3:18 pm #5662Vera Marsella
MemberBaik mas @Aar terimakasih atas sarannya.
Akan saya praktekan.
Ilmu tentang menahan diri tarik nafas sampai 10 sedang saya praktekan terus. Meski belum sempurna.
February 8, 2023 at 8:18 am #5658Aar
KeymasterSama-sama kak @vera-marsela,
Selamat berlatih.. 🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.