Hallo mas Aar saya Astrid ibu dari 2 anak (9 thn dan 3 thn)…saya mau bertanya anak saya dulu pernah ikut les badminton atas keinginan ortunya, dan hanya berlangsung 6 bulan saja karena secara fisik dia kecapean (kebetulan les nya seminggu 3x dan itu berlangsung selama 3 jam) memang pada saat latihan bergantian main dgn temannya. Setelah kami mendengar keluhan dari anak kami bahwa dia capek dan tidak merasa tertarik dan kadang sampai menangis di lapangan maka kami putuskan utk berhenti saja…yg mau saya tanyakan apakah terlalu gampang kami menurunkan target kami utk melatih konsistensi anak?, bagaimanakah batasan toleransi antara kasihan karna alasan kecapean dengan menjaga konsistensi anak?