Dear Mas Aar dan Mba Lala
Anak saya berusia 12 tahun dan baru kurang lebih 3 bulan ini menjalani HS. Karena selama ini dia adalah produk sekolah, maka jadwal HS kami sangat terstruktur seperti jadwal di sekolah ( anak saya yang membuat ). Misalnya : dari jam sekian hingga jam sekian dia mau belajar matematika. Sangat kaku karena dia tuliskan jam mulai sampai jam selesai. Hanya saja untuk akademis dia maunya hanya belajar matematika, english dan science. Yang lain dia belajar coding, bikin games, animasi, drawing dan catur. Hanya saja semua dia tulis jam mulai dan jam selesai sama seperti jadwal belajar di sekolah. Apakah metode seperti itu efektif untuk belajar ? kadang saya merasa ragu karena misalnya di satu kegiatan belum selesai tapi karena jadwal jam nya sudah selesai maka project atau mapel yang dipelajari jadi menggantung. Bagaimana ya cara mengajarkan anak agar lebih flexible lagi waktunya ? karena saya pernah mencoba tapi anak malah jadi tidak bersemangat lagi karena dianggap mamanya menyalahi jadwal. Mohon pencerahannya.
Terima kasih