Belajar Parenting › Forums › Memulai Homeschooling Usia Sekolah › Podcast Perpindahan dari Sekolah ke Homeschooling
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
December 22, 2019 at 10:00 am #4695
Aar
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
March 12, 2020 at 1:45 am #7325Anonymous
Guestselamat pagi mas aar.. mau bertanya, kl anak saya kelas 2 SD mau pindah dr skolah ke HS.. apakah hrs immediately daftar PKBM? dan baiknya didaftarkan di depankah walau belum tau anak akan dimasukkan skolah formal incl pergruan tinggi atau tdk? terima kasih
March 12, 2020 at 5:51 am #7324Anonymous
GuestSelamat siang mas aar, mau bertanya klo, skrng anak saya kelas 3 sd dan 2 sd, rencana tahun ajaran ini setelah kenaikan kami mau beralih ke HS, sekarang ini kami domisili di palembang, dari pekerjaan suami ada isu utk mutasi, Antara tahun ini dan tahun dpn,tp belum ada keputusan akan mutasi di daerah mana, antara jakarta dan kalimantan. Apa kah kami ttp harus mendaftar di pkbm setempat? Apa kah ada peralihan dr sekolah ke unschooling?
Mohon penjelasan nya, terimakasihMarch 12, 2020 at 2:12 pm #7323Aar
KeymasterKak Almira,
Kalau anak sudah tidak bersekolah dan mau menjalani HS, secara teori anak harus pindah ke PKBM. Prosesnya mutasi dari sekolah ke PKBM.
Itu teori dasarnya.
Pada kenyataannya, PKBM memiliki layanan dan standar yang berbeda-beda. Ada yang menerima siswa sejak kelas 1 SD, ada yang baru menerima setelah kelas 4, ada yang menerima saat kelas 6 (setahun sebelum ujian).
Tugas Anda jika mau HS adalah melakukan survei PKBM yang ingn Anda ikuti dan menanyakan kebijakan pendaftarannya.
Lokasi PKBM bisa dicek di: Data Referensi Kemdikbud: https://referensi.data.kemdikbud.go.id/index31.php
March 12, 2020 at 2:12 pm #7322Aar
KeymasterKak Tengku,
Saran saya mendaftar PKBM tahun depan (saat kelas 4). Cari PKBM yang menerima siswa kelas 4 dan bisa melakukan pembelajaran secara online/jarak jauh. Jadi, proses belajar anak bisa dilakukan di manapun dan tidak perlu ganti-ganti PKBM.
Konsekuensinya, nanti waktu Ujian Paket A berarti perlu “jalan-jalan” ke PKBM: ujian sekaligus rekreasi
July 14, 2020 at 12:01 pm #7146Anonymous
GuestSiang Mas Aar Dan Mba Lala,
Mas dan Mba utk proses perpindahan dari sekolah ke HS apakah mmg diperlukan pelaporan ke dinas pendidikan? karena sekolah anak saya meminta dan mewajibkan utk melaporkan perpindahan tsb ke dinas pendidikan di kecamatan dan jika hal ini tidak saya lakukan adakah konsekuensinya? Mohon informasinya Mas Mba ? Terima kasih.
July 14, 2020 at 2:13 pm #7145Aar
KeymasterKak Andrini,
Menurut aturan tertulis perlu lapor ke Dinas Pendidikan. Tapi dalam praktek di lapangan tidak pernah terjadi yang seperti itu. Yang terjadi adalah mutasi/pendaftaran anak di PKBM tempat anak nanti akan mengikuti Ujian Kesetaraan.
July 17, 2020 at 9:06 pm #7143Anonymous
GuestAnak sy sekolah 1 sddi sekolah formal dan sekarng sdg menjalani hs untuk tahun ke 2 dan seterusnya. Seandainya tidak didaftarkan pkbm pd saat skrg dan bru mendaftar ketika hnya ketika ingin ikut ujian kesetaraan paket A. Apakah boleh?
July 18, 2020 at 2:14 pm #7142Aar
KeymasterKak Teni,
Menurut aturan yang ada sekarang, anak2 diharapkan terdaftar di PKBM sejak awal (kelas 1). Praktek di lapangan masih dalam masa transisi dan secara teknis agak susah dilakukan.
Banyak PKBM yang baru menerima anak usia kelas 4, bahkan ada PKBM yang menerima anak setahun sebelum ujian Paket A. Ada juga yang menerima siswa sejak kelas 1 SD. Itu kondisi nyata di lapangan. Jadi, kondisi dan kebijakan PKBM bisa berbeda-beda.
Lalu bagaimana?
Tergantung keyakinan dan pilihan orangtua. Proses awal Anda adalah mencari PKBM yang Anda percaya, kemudian bertanya bagaimana sistemnya di sana. Tetap jalin komunikasi dengan PKBM supaya Anda bisa dapat update infonya.
Jika mau konservatif, cari PKBM yang mendaftar sejak kelas 1 SD. Jika mau moderat, daftar PKBM waktu kelas 4 (usia 10 tahun).
July 21, 2020 at 1:29 pm #7140Anonymous
GuestKak, saya mau bertanya mengenai PKBM. Bagaimana memilih PKBM? Dari situs referensi data kemendikbud, saya ada melihat PKBM daerah sekitarku. Tetapi, ada yg statusnya belum terkareditasi. Dan juga ada PKBM yang saya lihat spt model sekolah atau bimbel. Saya agak bingung, PKBM itu seperti apa gambaran nya? Apakah anak mesti tiap hari hadir belajar di PKBM atau hanya mendaftar sebatas ujian saja?
July 21, 2020 at 2:14 pm #7138Aar
KeymasterKak Lisa,
Betul kak. Banyak PKBM yang belum terakreditasi, tidak punya NPSN, dan secara kualitas memprihatinkan. Itulah sebabnya PR orangtua memang melakukan survey untuk mencari PKBM yang sesuai.
PKBM itu tak harus ada di dekat kita, bisa juga PKBM di luar kota yang melayani proses belajar secara online. Hanya saja, konsekuensinya nanti pas Ujian Paket anak perlu datang secara fisik ke PKBM tersebut.
Berikut ini beberapa kriteria untuk memandu pemilihan PKBM:
1. Fleksibilitas proses belajar
Tidak mensyaratkan kehadiran tatap-muka.2. Dukungan belajar online
PKBM menyediakan dukungan dalam bentuk materi belajar/kegiatan secara online, minimal dalam bentuk modul belajar dan mekanisme penilaian.3. Memiliki NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)
~ Cek NPSN PKBM: https://referensi.data.kemdikbud.go.id/index31.php4. Bisa mengadakan ujian Kesetaraan sendiri (tidak menumpang)
5. Dukungan tutorial dan kegiatan siswa secara online (optional)
Pertanyaan ke PKBM
Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa diajukan ke PKBM:
1. Apakah PKBM punya NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)?
2. Apa akreditasi PKBM?
3. Apakah PKBM berhak mengadakan Ujian Paket sendiri (tidak menumpang ke PKBM lain)?
4. Apakah ada syarat kehadiran fisik di PKBM? Kapan siswa harus hadir?
5. Layanan apa saja yang diberikan oleh PKBM? Modul, tutorial, dll?
6. Apakah ada pembelajaran online? Apakah anak bisa belajar mandiri?
7.Apakah ada student club atau klub kegiatan anak?
8. Berapa biaya? Apa komponen biaya yang harus dibayar?
9. DllSemoga membantu.
September 22, 2020 at 1:41 pm #7108Anonymous
GuestHalo mas Aar dan mba Lala, anak saya kelas 4SD saat ini dan berencana beralih ke homeschooling. Saya sudah melakukan beberapa survey ke pkbm terdekat (rumah kami di pasar minggu,jakarta selatan) rata2 pkbm disana mensyaratkan harus ikut belajar dari mereka. Nah itu bagaimana ya mas kalau tidak sejalan dengan metode HS yg kami pilih? Apakah dijalani saja jadi anak mendapat tambahan sesi belajar dari pkbmnya atau adalah pkbm yg sama sekali tidak ada sesi belajarnya jadi hanya ikut ujian paket? Terimakasih
September 23, 2020 at 2:15 pm #7107Aar
KeymasterKak Amanda,
Kalau memungkinkan, cari yang full online dan tidak harus hadir, kak. Itu berkaitan dengan fleksibilitas sih.
Di Jakarta salah satu yang saya tahu adalah PKBM Faradika di Jaktim. Ini bukan rekomendasi, tapi informasi dari teman HS yang terdaftar di sana.
Proses pendaftaran PKBM juga tak harus dilakukan di kota yang sama, bisa di kota yang beda. Konsekuensinya nanti pas Ujian Paket perlu ke kota tersebut. Misalnya, anak kami terdaftar di PKBM Piwulang Becik (https://piwulangbecik.com/)
Itu hanya contoh saja, kak. Anda bisa mencari dan memilih PKBM lain sesuai preferensi Anda.
November 12, 2020 at 7:22 am #7086Anonymous
GuestSelamat pagi Mas Aar dan Mbak Lala,
kalau mau masuk PKBM lebih baik didaftarkan sejak umur kelas 1 atau ditunda pun tidak apaapa?
anak saya usia 6 tahun Januari besok (sekarang TK-B) sebelumnya memutuskan HS, tadinya mau masuk SD di Bulan Juli ini.
kalau untuk ujian, apakah yang dihitung itu yang penting usia 12tahun atau tetap seperti sekolah (harus menyelesaikan level tertentu, misal dari kelas 1 sampai kelas 6 harus tuntas semua)
terima kasih 🙂November 12, 2020 at 2:16 pm #7085Aar
KeymasterKak Nia,
Di aturan yang ada sekarang, proses pendaftaran di PKBM dilakukan sejak kelas 1. Ada beberapa PKBM yang menerima sejak kelas 4 (karena mengacu pada sistem lama) dan semakin jarang yang menerima pendaftaran saat kelas 6.Jika mau aman, sebaiknya anak-anak mulai didaftarkan di PKBM sejak bulan Juli depan (kelas 1).
Proses ujian kesetaraan nanti diambil dari data di sistem Dapodik yang menunjukkan anak sudah berada di kelas 6.
Demikian, semoga membantu.
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.