Contoh Service Learning di Keluarga

Belajar Parenting Forums Strategi Belajar Homeschooling Contoh Service Learning di Keluarga

  • This topic is empty.
Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #4732
    Mira Julia
    Keymaster

    Apakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?

    #7121
    Anonymous
    Guest

    Hai kak Lala, umur berapa anak2 sdh bisa bertanggung jawab dengan tugas rumah yang diberikan? Apakah kak Lala punya tips untuk anak umur 9 thn yang kalau diminta membantu, selalu mengeluh cape dan tidak mau membantu dengan senang hati?

    #7120
    Mira Julia
    Keymaster

    Hai kak Lisa, dalam pengalaman kami sejak kecil anak-anak sudah bisa dilibatkan dalam tugas rumah tangga, hanya bebannya yang disesuaikan. Misal anak umur 4/5 tahun itu sesederhana mengembalikan mainan ke tempatnya, atau merapikan bantal setelah tidur. Tambah besar usia anak, tanggung jawabnya ditambah dan diperbanyak.

    Tips dari saya, dialog kak, diajak ngobrol “why” anak perlu melakukan ini. Bukan hanya diperintah. Anak perlu tahu bahwa mengerjakan pekerjaan rumah itu akan menguntungkan bagi kita semua, dengan mengerjakan pekerjaan rumah kita menjadi satu tim dll.

    Dalam kondisi keluarga kami, ketiadaan asiste rumah tangga menjadi external pressure yang menguntungkan, karena anak jadi terpapar kondisi ‘apa boleh buat’. Anak melihat efeknya secara langsung, bahwa rumah tidak otomatis menjadi bersih, nasi tidak otomatis matang, baju tidak otomatis kembali bersih dll.

    #6866
    Anonymous
    Guest

    hallo Mbak LAla / Mas Aar.
    Bulan ini rencananya saya mau mulai berfokus melibatkan Hichan (6.5 tahun) dalam pekerjaan rumah tangga. Biasanya dia membantu memotong kangkung, memasukan belanjaan kalau saya pulang dari supermarket dsb, dan semua dikerjakan dengan rsut wajah yang senang.
    Belakangan ini saya mulai meminta dia menyapu, ternyata dia senang menyapu, karena katanya satisfying kalau lihat debu berkumpul gitu. Selama ini semua pekerjaan ini masih harus saya perintah / dilakukan atas permintaan saya, saya sejauh ini merasa cukup senang karena dia mau mengerjakan, tanpa ngomel, tanpa menunda (terlalu lama) lebih sering langsung dikerjakan. namun apakah meskipun selama ini saya yang meminta, kalau dia lakukan dengan senang hati, inisiatif itu akan muncul pada akhirnya?

    dan hasil menyapu anak 6 tahun tentu tidak bersih ya, hehe. Apa yang harus saya lakukan biar tidak terkesan ngomel dan “menggurui”? Karena saya senang sudah berada di titik ini, tapi di sisi lain ingin juga dia menambah kualitas pekerjaannya pelan-pelan.

    nah kalau kondisinya menyapu tapi masih kotor, apakah sebaiknya saya langsung sapu setelah dia seesai menyapu, atau biarakan saja dulu? Saya ada perasaan takut Hichan tersinggung, dan jadi malas nanti hehehe

    terima kasih mas Aar dan Mbak Lala..

    #6862
    Aar
    Keymaster

    Kak Nia,

    Selamat ya atas proses yang sudah dijalani bersama Hichan.

    Bagus sekali jika Hichan menikmatinya. Itu bisa menjadi modal yang besar. Itu bisa menjadi modal besar untuk proses-proses selanjutnya.

    Setiap kali dia melakukan sebuah pekerjaan rumah, jangan lupa mengapresiasinya.

    “Bagus, kak. Kakak baik hati sudah mau melakukannya. Itu tanda seorang anak yang sudah besar dan siap untuk menjadi tim keluarga.”

    Di waktu santai yang lain, bahaskan tentang pentingnya menjadi anggota tim keluarga yang saling berbagi dan tolong-menolong.

    “Kita adalah satu tim keluarga. Ayah, Ibu, dan Hichan. Kita jagoan yang saling tolong-menolong untuk menyelesaikan tantangan dan mengurusi rumah. Ayah bertugas xxxx, Bunda mengerjakan yyyy, sekarang Hichan sudah melakukan zzzz. Terima kasih sudah menjadi tim keluarga (Power Ranger, dsb) yaa…”

    Ini peneguhan yang perlu dilakukan dengan bahasa yang berbeda-beda dan dalam berbagai kondisi.

    Jika dia sudah menerima perannya dan menikmati prosesnya, kita baru bisa masuk ke kualitas.

    “Bagus, kak… supaya kakak semakin terampil menjadi anggota Tim Keluarga, sekarang kita naikkan lagi levenya ya.. Kakak tahu nggak tujuan menyapu? Untuk membersihkan kotoran… nah, supaya kotoran hilang, Bunda kasih contoh caranya yaa…”

    Begitu kurang lebih prosesnya, kak.

    Untuk proses awal, jangan berharap dengan inisiatif, tapi teguhkan dulu kebiasaan terlibat dan berkontribusi ini.

    Demikian kak, semoga membantu.

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.
Scroll to Top