Belajar Parenting › Forums › Learning Skills › Jendela Belajar
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
August 12, 2023 at 9:05 am #4031
MARIA
MemberMas aar,mba lala mau tanya, ketika menentukan ide kegiatan,
Ada kondisi ketika saya menyampaikan ide kegiatan, anak kadang tertarik, tapi kadang seperti kurang tertarik ide kegiatan yang saya sampaikan.
Contohnya dia lagi bongkar bongkar dompet saya, terlintas ide kegiatan mengenalkan kartu ATM, KTP dan KIA
Saya masih sebatas menyampaikan namanya saja, tapi dia karena mungkin tidak paham, dia dengar tapi tidak ada feedback waktu saya tanya ulang ,nak tadi ini namanya apa?
Tadi pagi dia bantu suaminya membersihkam kolam, saya tanya nak bentuk kolam renang apa ya? (Dia sudah tau bentuk bentuk ) tapi dia tidak mau jawab.
Apa saya tidak perlu menanyakan, cukup hanya menyampaikan saja.
Anak saya 3,5 tahun, apakah ada batasan ide ide kegiatan berdasarkan umur.
August 12, 2023 at 10:03 am #5289Aar
KeymasterKak @maria-lg,
Latihan di awal kita adalah orangtua belajar mengenali peluang belajar. Orangtua sedang berlatih agar bisa mengenali peluang belajar di sekitarnya dan pada saat bersamaan mengenali yang sesuai dengan anak.
Misalnya, mengenalkan anak pada gagasan ATM bukanlah tema yang cocok untuk anak usia 3,5 tahun. ATM itu terlalu abstrak.
Di sinilah tantangan orangtua untuk mencari ide2 kegiatan yang sederhana dan sesuai anak.
Bagaimana jika anak tidak tertarik?
Tidak apa-apa. Itu menjadi data untuk orangtua.
Data itu berupa:
~ Oo anak belum mengerti. Aku perlu cari ide yang lebih sederhana.
~ Oo anak malas menjawab. Kemungkinan aku terlalu sering bertanya. Aku perlu variasikan proses mengobrol.
Begitu prosesnya kak.
Inilah pentingnya untuk berlatih karena melalui latihan kita jadi memahami dengan sepenuhnya antara ide/gagasan dan kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan.
Semakin sering berlatih, kita akan semakin terampil dan semakin memahami anak.
🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.