Belajar Parenting › Forums › Learning Skills › Memaknai Kegiatan
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
August 22, 2023 at 5:22 pm #5056
Fenny Lianawati
MemberNama Anak : Matteo Aldric Suryadi
Usia : 4 thn 3 bln
Kegiatan : Membuat origami shuriken Ninja
Hari : Minggu, 20 Agustus 2023
Deskripsi Kegiatan :
Anak memilih origami yg ingin dibuatnya, meski dlm pembuatannya lebih banyak dibantu, anak tekun dan antusias mengikuti tutorial di youtube sampai selesai.
Ketika akhirnya jadi anak merasa sangat senang dan merasa pintar.
Hal yang bertumbuh :
– kepercayaan diri anak meningkat, dia mau melipat bersama, padahal biasanya dia lbh suka menonton Mama melakukan suatu project.
– anak belajar fokus dan sabar untuk bisa menyelesaikan origami sampai selesai
– kemampuan untuk menirukan step by step sesuai tuto meningkat
– motorik halusnya untuk melipat terlatih
Catatan :
Project ini sepertinya agak sulit buat anak, dan mungkin membuatnya kelelahan sehingga agak sulit mengajaknya mengulang kegiatan keesokan harinya.
Ke depan mesti lebih hati² membimbing anak shg kegiatan bisa sesuai kapasitas anak atau Mamanya. Atau dicoba dulu tanpa sepengetahuan anak supaya lbh kebayang kesulitannya.
August 22, 2023 at 6:14 pm #5055Suziyanti –
MemberNama Anak : Assyifa
Usia : 5 th 8 bulan
Kegiatan : Bermain Air
Hari, tgl : Selasa, 22 Agustus 2023
Deskripsi Kegiatan :
– Anak melihat ibunya menggunakan plastik untuk menyimpan cairan, lalu anak bertanya “boleh kakak minta plastiknya 1 bunda? kakak mau main”.
– Anak mengambil air sendiri melalui kran.
– Anak memasukkan beberapa objek ke dalam plastik berisi air.
Hal yang Bertumbuh :
– Anak berani meminta izin/bertanya terlebih dahulu sebelum menggunakan peralatan.
– Anak memahami cara menuang air, mengikat plastik, dan menjaga agar air tidak tumpah.
– Anak belajar untuk fokus, hati-hati dan tidak buru-buru.
Catatan :
– Anak belajar cara menuang agar air tidak tumpah.
– Anak belajar jika buru-buru, apa yang terjadi (airnya tumpah).
– Setelah di berikan contoh cara menuang air agar tidak tumpah, anak mulai bisa melakukannya sendiri. Kegiatan berlangsung ±1 jam.
August 22, 2023 at 9:47 pm #5054Intan
MemberDear mbak Lala & Mas Aar ❣️
Dari Kegiatan aksi ortu untuk mengingat kegiatan anak dari hari Jumat 18 Agustus -21 Agustus , saya memilih berbagi kegiatan hari Sabtu sebab sangat berkesan buat kami : (saya , anak – anak dan teman2 saya ketika saya membagikan cerita di social media . . Termasuk Ayah mereka .
DOKUMENTASI BERTUMBUH 🌱🪴
Nama Anak = TARA👦🏻
Usia = 6 Tahun
KEGIATAN = PERGI KE SUPERMARKET DENGAN BERJALAN KAKI + NAIK ANGKOT
Hari, Tanggal = Sabtu, 19 Agustus 2023
DESKRIPSI KEGIATAN
Hari Sabtu saya dan kedua anak kembar 👦🏻👦🏻memutuskan untuk “berpetualang ” ke
SUPEMARKET dI dekat rumah berjarak +/-
600 meter dengan berjalan kaki dan naik kendaraan umum . Angkutan Kota
(ANGKOT)106 PARUNG – LEBAK BULUS //
LEBAK BULUS – PARUNG
Sebelum Pergi Kami mempersiapkan diri dengan memakai sendal dan baju yang nyaman dan membawa tas belanja. . Terus terang ini pengalaman PERTAMA buat kami Naik ANGkoT 106 😄
Kami mulai dari perjalanan dengan berjalan kaki dari rumah kami . Langkah- langkah kecil
mereka penuh antusiasme, sambil menatap sekeliling dengan rasa ingin tahu. Kami melewati gang ,, dan ada rumah – rumah di kiri kanan, ada beberapa warung, ada anak-anak , ada burung peliharaan sedang berjalan di gang , ada got , ada lubang lubang drainase air . Semua mereka perhatikan .
Setolah +/- 7 ment berjalan, Kami tiba diJalan umum, rute ANGKOT lewat .
Ketika saya sebut akan menaiki mobil ankutan umum berwarna Biru, mereka
Pikir : BLUEBIRD 😃
ANGKOT BIRu tersebut berhenti ketika
Saya lambaikan tangan dan memberi sinyal untuk ANGKOT STOP .
Si Bapak ANGKOT STOP di pinggir, dan masih Kosong penumpang.
Saya memberi info ke supir ANGKOT , tujuan ke SUPERINDO , sekitar 400 meter jaraknya +/- 3 menit.
Wajah anak-anak langsung berbinar-binar,
birgung , melihat mobil ANGKOT / menaiki
berada di dalamnya.
Mereka bertanya : “Jendelanya terbuka ? “
“Pinturya terbula ?”
Ketika sampai di SUPERMARKET , mereka
mengucapkan” TERIMA KASIH ” ke pak
Supir ANGkoT.
Ketika sampai di supermarket, mereka
Segera bergegas ambil trolley dan
membaca tulisan informasi lorong – lorong SELAI .
Tujuan utame ke SuPERmaRKET mombeli
selai.NUTELLA.
Mereka membantu mengambil dan memilih produk -produk makanan Favorit mereka.
Setelah selesai berbelanja, kami kembali menggunakan angkutan umum antuk pulang.
HAL YANG BERTUMBUH
- KEMANDIRIAN: Ketika bergalan kaki, sudah berani jalan duluan, tahu Kapan harus stol, memperhatikan sekettling dengan Percaya PIRI Jalan, tampa perl pegangan tangan,
- KETERAMPILAN SOSIAL: Berinteraksi deng an pengemudi, dan mau di bantu turun dari ANGkoT oleh penumpang lain. Dridalam ANGKoT duduk tenang dan berani dengan wajah-wajah baru di Kiri kananny . Berinteraksi dengan staff SuPERmARKET
- KETERAMPILAN BERBICARA & BERBAHASA INDONESIA dengan baik, bahasa tubuh yang sopan, menghargai Ketika duduk di sebelah bapak TUNANETRA.
- KEMAMPUAN PENGAMATAN mengamati detail di sekitar mereka , lalu lintas .
- KEMAMPUAN BERADAPTASI. Mereka belajar menggunakan angkutan umun , beradaptas; dergan situasi yang berbeda-beda.
- PENIINGKATAN Pergetahuan Produk di SUPERMARKET
- KEAMANAN & KESELAMATAN Mereka dapat memberikan pendapatnya ketika ditanya mengenai pengalaman dan perasaan mereka saat naik ANGKOT . Mobilnya laju terlalu cepat .
Mereka Juga member SARAN – SARAN
Mobtnya KotoR, perlu di bersihkan, dan tidak perlu terlalu cepat, ketika berhenti ” REM Mendadak “ .
Berikutnya mereka mempunyai keinginan mencoba bus untuk Kegratan seanjutnya.
CATATAN :
Awalnya anak- anak masih bingung , naik ANGKoT KotoR, Tidak berpintu, berbagi, kursi dengan para penumpang lain, tidak ber AC , setelah itu mereka cepat beradaptasi.
Sekian dan terima kasih sudah meluangkan waktu membaca 🌝
August 22, 2023 at 9:57 pm #5053Enggaringtyas
ParticipantNama : Noel
Usia : 7 tahun
Deskripsi kegiatan :
Menggunting printable mainan bongkar pasang yang Noel pilih sendiri
Hal yang bertumbuh :
• Noel memilih kegiatannya saat merasa bosan, dia memilih untuk mencari gambar yang berupa orang2an yang bisa dipakaikan baju di kertas, kl jaman dulu menyebutnya “bongkar pasang”
• Mau sabar menggunting printilan yang kecil2 sekali dan telaten
• hasil guntingan Noel rapi dan Noel merasa puas
Catatan :
• Ketika merasa bosan, Noel mencari waktu untuk screentime, krn tidak ada screen time biasanya marah2, kali ini Noel merasa bosan tapi cari kegiatan sendiri, saya ijinkan mencari materi di hp, kemudian menemukan bongkar pasang ini bersama kakaknya, akhirnya di print.
• biasanya jika ada ketrampilan terkait menggunting, akan ada teriakan atau tangisan krn guntingannya meleset sedikit, tapi kali ini Noel berhasil menggunting sesuai ekspektasinya sendiri dan fokusnya lebih dari 1 jam.
• biasanya Noel membandingkan hasil kerjanya dengan kknya, dan merasa hasil karyanya selalu kurang. Tetapi kali ini Noel menunjukkan dengan puas dan bangga.
August 22, 2023 at 10:21 pm #5052Vera Marsella
MemberNama anak: Inzi
Usia: 2th
Kegiatan: membuat surprise buat ayah
Hari, tanggal: Jumat, 18 Agustus
Deskripsikan kegiatan: ( kegiatan spontan)
Adek melipat kertas lipat warna kuning ukuran 12×12 cm menjadi ukuran persegi panjang. Kemudian meminta solatip ke ibu. Ditempel2 solatip coklat ke kertas lipat tsb. Saat sudah selesai kemudian adek bilang ini surprise buat ayah.
Hal yang bertumbuh: kemampuan kognitif tentang mengingat warna meningkat. Adek sudah mengenal beberapa warna seperti kuning, hijau, biru, pink, coklat.
Kemudian inisiatif untuk menghasilkan karya dan memberikannya kepada orang yang disayangkan yaitu ayah. Selain itu kemampuan komunikasinya semakin berkembang. Dimana adek berikan langsung kepada ayah apa yang sudah adek buat.
Catatan: stimulasi yang bisa diberikan lagi kepada adek adalah terus mengulangi penyebutan warna2 dalam kegiatan harian misalnya warna pakaian adek yang dipakai, warna daun kering. Berikan ruang kepada adek untuk mengasah inisiatif dan kreativitasnya untuk menghasilkan karya dan tidak lupa diapresiasi setiap proses yang sudah dilakukannya.
Nama anak: Vrena
Usia: 5th
Kegiatan: membuat kado untuk keluarga inti ( ayah, ibu, adek, kakak)
Hari, tanggal: Sabtu, 19 Agustus
Deskripsi kegiatan:
(Kegiatan spontan)
Saat belanja ke warung, kakak meminta izin ingin dibelikan kertas kado. Ibu tanya kakak dulu tujuan membeli kertas kado untuk apa? Kemudian kakak menjawabnya akan membuat stiker dari kertas kado. Ibu belikan kertas kado. Kakak sejenak berfikir untuk memilih mana kertas kado yang akan dibeli.
Saat di rumah kakak bicara lagi ke ibu.
“Ibu kakak ga jadi bikin stikernya. Mau bikin kado aja. Nanti kadonya buat ayah, ibu, adek.”
Tentu saya setuju. Meski bentuk karyanya dirubah tapi spirit kreativitasnya tetap ada. Tetap ‘bikin-bikinan’..tetap menghasilkan karya.
Saya tinggal masak. Kakak anteng sendiri mengerjakan projeknya sendiri. Setelah itu kakak hampiri saya ke dapur dgn mata yang berbinar-binar. “Ibu..ibu ini kadonya. Kakak bikin ini.” Kakak ambilkan 4 kado. Yang ditempel kertas lipat di atasnya. Kakak jelaskan bahwa di kadonya tertulis inisial nama ayah, ibu, kakak, adek.
Hal yang bertumbuh:
1. Inisiatif untuk membuat karya
2. Berani menyampaikan pilihan
3. Komitmen menyelesaikan kegiatannya sampai selesai
4. Memberikan hadiah kepada orang yang disayangnya
5. Kemampuan menulis meningkat
Catatan:
1. Berikan ruang untuk anak memilih agar kreativitas, jendela belajar terbuka lebar
2. Apresiasi setiap prosesnya, dengarkan pilihannya
August 22, 2023 at 10:42 pm #5051Hening Tresnawanty
MemberAugust 22, 2023 at 10:53 pm #5050Nina
MemberLearning Skills
Memaknai Kegiatan
Nama Anak: Evan
Usia: 9 tahun
Kegiatan: Membuat Mochi
Hari, tanggal: Minggu, 20 Agustus 2023
Deskripsi Kegiatan:
Anak membuat mochi milo. Mengikuti tahapan membuat seperti yg dilakukan mama di hari sebelumnya. Anak menimbang dan memroses bahan-bahan.
Hal yang Bertumbuh:
– Anak jadi mengeksekusi apa yg dia ingin buat, yaitu Mochi Milo
– Anak mengerjakan mulai dari awal, menimbang bahan, hingga selesai, adonan dipotong2 dan ditata dalam wadah
– Anak belajar hal baru seperti melihat cara membungkus adonan mochi dgn clingwrap untuk kemudian dibentuk
– Anak belajar memotong adonan mochi yg sudah jadi
– Anak belajar menata mochi dengan rapi di wadah
Catatan:
Anak terlihat di mata mama seperti tidak yakin akan jadi membuat mochi. Tapi ternyata anak benar-benar mengeksekusinya, ketika ditanya, “apa jadi mau membuat mochi? Kalau jadi, mama siap mendampingi”. Dijawab, “iya jadi” kemudian anak yg masih ingat takaran tepung ketan yg mama buat kemarin, langsung mengerjakan saja (karena bahan2 nya memang sudah ada di meja). Hanya disini inisiatif anak untuk mau berpartisipasi dgn mencari alat yg mau dipakai masih minim, jadi masih menunggu mama yg sediakan.
Oya, sebenarnya anak tidak mau menggunakan tutorial youtube hari ini karena sudah melihat apa yg mamanya buat hari sebelumnya (19/08). Tapi karena dia ingat bahan dasarnya dan berapa takarannya, akhirnya tinggal membuat saja, bahannya juga sangat simple.
Bagian yg anak belum tertarik karena merasa belum bisa yaitu:
– menaruh adonan mochi mentah ke dalam kukusan panas
– mengambil mochi yg sudah dikukus dari tempat kukusan
– anak juga belum tertarik untuk mengaduk-aduk adonan mochi matang yg baru habis dikukus
Dan semuanya itu karena anak takut kena panas, tapi anak juga enggan ikut melihat caranya, dan baru datang setelah dipanggil.
August 22, 2023 at 10:55 pm #5049Nina
MemberLearning Skills
Memaknai Kegiatan
Nama Anak: Evan
Usia: 9 tahun
Kegiatan: Membuat Patty Burger
Hari, tanggal: Senin, 21 Agustus 2023
Deskripsi Kegiatan:
Anak mencari dan memilih sendiri tutorial membuat Patty Burger dgn didampingi mama. Anak mulai dari menimbang bahan sampai mencetak patty burger dan masuk freezer.
Hal yang Bertumbuh:
– Anak semangat diajak diskusi soal kegiatan mengikuti tutorial selanjutnya dan pilihan jatuh pada membuat burger
– Anak bersemangat mencari hingga menemukan resep patty burger yg cocok
– Anak mau berupaya keras menahan mata yg pedih ketika mengiris bawang bombay, berhasil menyelesaikan mengiris 1 bombay (1 bombay lagi ia menyerah)
– Anak bisa mencincang lebih halus utk bawang putih
– Anak menahan dingin di tangan saat mengaduk dan menguleni adonan daging mentah yg baru dikeluarkan dari chiller
– Anak bisa tahu tahapan selanjutnya dan memiliki ingatan yg baik dari menonton tutorial malam sebelumnya
– Anak menyukai bagian membungkus adonan daging dgn plastik clipwrap dan menekan-nekannya di dalam cetakan bundar
– Bagian paling favorit anak adalah ketika membalikkan adonan daging yg sudah terbungkus dan melihat hasilnya bundar rapi
– Anak berhasil menuntaskan mencetak dan mengemas adonan daging menjadi patty burger sebanyak 15pieces dan menyimpannya dalam wadah untuk masuk freezer
– Anak bangga sekali berhasil membuat daging olahan homemade untuk bahan membuat burger
Catatan:
Anak memilih kegiatan sendiri sesuai preferensinya yg suka makanan barat, yakni dgn membuat burger. Kegiatan ini dipecah jadi 2, yaitu patty burger dan bun burger. Sempat didiskusikan dgn anak, apakah roti bun nya mau beli jadi atau bikin saja? Ternyata anak memilih membuat saja. Ini berangkat juga dari resolusi kami tahun ini yg ingin makanan lebih sehat dgn mengurangi segala jenis frozen food. Pada kegiatan pertama anak membuat patty burger. Hampir 90% lebih adalah upaya dari anak, minim bantuan dari mama yg lbh banyak dokumentasi dan menanyakan kelanjutan tahap-tahap pekerjaan.
August 22, 2023 at 11:00 pm #5048MARIA
MemberHari/ tanggal : Jumat, 18 Agustus 2023
1. Kegiatan : mengerjakan worksheet “ jam berapa ini?
Hal yang bertumbuh : dia sudah bisa menyebutkan jam yang ditunjukan jarum pendek
Catatan : untuk jarum panjang yang menunjukan menit belum saya
Ajarkan, dia sempat bertanya tentang jarum detik, kenapa
bergerak terus, saya bilang itu hitungan detik, dia jawab
2. Kegiatan : Memperhatikan saya mengerjakan proyek mengikuti tutorial
membuat wajik
Hal yang bertumbuh : Dia mau menemani prosesnya dari awal sampai selesai, sesekali
dia membantu, dia tertarik dengan apa yang saya lakukan
Catatan : terkadang dia terdistraski memakan gula
3. Kegiatan : menemani papinya bermain badminton
Hal yang bertumbuh : Dia bisa mengamati permainan badminton
Anak bisa memegang Kok bola raket dan bertanya terbuat dari
bahan apa, kami jelaskan dari bulu angsa dan dia menghitung
kok bola raket yang kebetulan ada bertebaran disamping
lapangan dan menyusunnya dengan rapi
anak juga mengikuti gerakan pemanasan papinya, dia bisa
melakukannya dengan sangat baik menurut saya, sebelumnya
belum pernah
anak juga mencoba bermain badminton , dia pegang raket ,saya
lempar bola raket jarak dekat, sesekali dia bisa pukul
Saya mengenalkan benda yang disebut net kepadanya
Catatan : harus lebih sounding ke anak jangan dekat dekat pemain,
kadang dia terdistraksi ingin dekat dekat dengan pemain badminton
4. Kegiatan : Anak menulis namanya sendiri tanpa diminta
Hal yang bertumbuh : Dia sudah bisa mengenali huruf huruf namanya, walaupun
tulisannya belum sempurna
caranya memegang pena tulis kecil semakin terampil
Catatan : dia menulis huruf J kadang terbalik, tapi saya sementara tidak
mencoba mengoreksi, karena dia mau melatihtangannya sendiri menulis tanpa saya minta, sudah kebahagiaan buat saya
Hari/ tanggal : Sabtu, 19 Agustus 2023
1. Kegiatan : Pagi pagi bermain di Playground yang ada di Komplek
Perumahan, bermain perosotan dan ayunan
Hal yang bertumbuh : Dia mengajak anak lain berkomunikasi agar bermain bersama,
dan mau antri ketika main perosotan, sebelumnya kadang dia mau antri, kadang masih mau menyerobot
Anak mengumpulkan ranting ranting dengan papinya dan saya lihat mereka berdiskusi tentang ranting kering dan daun daun, saya lihat bonding anak dan papinya cukup baik
Ketika ada angin kencang, anak bertanya “ kenapa anginnya kencang?” kami mengajaknya menanyakan kepada assiten google tentang penyebab angin kencang dan dia mendengarkan dengan seksama
Catatan : kadang jawaban assiiten google terlalu ilmiah , kadang saya
kesulitan menyederhanakan bahasanya agar dimengerti anakm seperti penyebab angin kencang adalah udara bertekanan tinggi mengalir ke udara bertekanan rendah
2. Kegiatan : Bermain mobil matic mainan anak
Hal yang bertumbuh : Dia sudah berani mau mencoba walau hanya sebentar, biasanya
dia tidak mau menaiki, ini dia sudah berani menginjak gas dan
membawa jalan jalan walau masih sebentar, dulu dia takut
menginjakkan gasnya, sekarang dia sudah berani
Catatan : yang dia belum kuasai adalah mengendalikan setir, itu membuat
dia takut, saya tidak memaksakan dia, saya Cuma bilang “ lain kali kita coba lagi ya”
3. Kegiatan : Mengunjungi Rumah Contoh kebetulan ada lagi open house
dekat taman bermain
Hal yang bertumbuh : anak mengetahui rumah yang kami kunjungi adalah rumah
contoh yang dijual
Catatan : dia sangat senang berada dirumah itu karena di tata ada ruang
bermain anak, tapi dia tetap mau diajak pulang tanpa tantrum
4. Kegiatan : Jajan Ice Cream Mixue
Hal yang bertumbuh : Anak belajar proses mulai memesan dan membayar dan
menunggu pesanan serta mengucapkan terimakasih
Catatan : Anak ketika membayar dia langsung pergi tidak menunggu uang
kembalian dan bill, sepertinya saya akan role play dirumah dan sering melatihnya dengan membawa ke tempat perbelanjaan
5. Kegiatan : Menemukan akar pohon kecil dan kemudian dia gali sekitarnya
agar akar lebih terlihat
Hal yang bertumbuh : Dia memanggil saya dan mengatakan “ mami ini aku gali gali
menemukan akar” dia sedang tertarik dengan akar
saya menjelaskan guna akar
Catatan : Dia sempat focus mau mecari akar terus, sementara diluar
rumah panas, saya ajak pulang, bilang lain kali cari akar
6. Kegiatan : Makan siang sendiri
Hal yang bertumbuh : Dia minta makan sendiri sampai selesai, biasanya setengah
perjalanan minta disuap alasannya tangannya capai
Catatan : Ini PR saya melatihkan makan mandiri kepada anak, agar saya
lebih konsisten sampai dia bias mandiri makan sendiri
7. Kegiatan : Bersama saya mengerjakan proyek mengikuti tutorial membuat
bolu kukus
Hal yang bertumbuh : Dia Dia benar benar mau mengikuti dari awal sampai selesai
Dia bisa menyebutkan nama bahan bahan yang tersedia
Anak belajar mengadon bahan, mencampur bahan
Catatan : masih terdistraski dengan mencuil cuil bahan makana belum
jadi
8. Kegiatan : NAik sepeda roda tiga
Hal yang bertumbuh : selama ini dia lebih sering naik push bike, sepeda roda dua
tanpa gowes, tapi hari ini saya penasaran dengan
kemampuannya mencoba sepeda roda tiga. Dan ternyata dia
bisa mengayuh dengan baik dan mengendalikan stangnya ketika
lurus dan hendak berbelok
sepedanya kami bawa ke café yang kebetulan di alam terbuka ada lahan yang luas buat anak bisa bermain sepeda
Catatan :
9. Kegiatan : Menyanyikan lagu “tanah airku” didalam mobil ketika kami mau
jalan jalan ke cafe
Hal yang bertumbuh : dia hapal lagunya dari awal sampai akhir (bait 1) sebelumnya
kadang dia lupa beberapa kata dan menanyakan ke saya
Catatan : dia sangat senang bernyayi, walau kadang nadanya lari tapi
sering juga pas
10. Kegiatan : NOngkrong di café terbuka
Hal yang bertumbuh : Saya sengaja bawa sepeda roda tiga sehingga dia bisa semakin
melatih naik sepeda roda tiga
dia ketemu anak laki laki seusia dia yang baru pertama ketemu , sepertinya mereka sama sama extrovert, saya mendengar percakapan mereka
J : hai teman, main yok
A : kita tos dulu (mereka tos)
J: nama kamu siapa ?
A : Alam
J: namaku joyce, main yuk
A : ayuk
Dan mereka bermain bersama seperti sahabat lama, saling bergantian bermain sepeda, akdang bergantian mendorong dan kadang berlari lari kesana kemari tanpa bertengkar, aspek komunikasi anak semakin baik
Catatan : saya punya kesalahan memberikan dia jus jeruk dulu, dan dia
habiskan, jadi makannya hanya habis setengah
11. Kegiatan : Berani naik panjatan tebing di Play ground cafe
Hal yang bertumbuh : awalnya dia ragu, sudah setengah jalan, dia turun lagi,
kemudian dia main yang lain, tapi sepertinya dia mau untuk berusaha lagi, dia coba lagi sampai akhirnya dia berhasi dan mencoba berulang, dia tidak menyerah , saya sering membacakan buku keep tryng sehingga dia sering mengatakan “ Joyce harus mengalahkan ketakutan”
Catatan : ketika mau pulang ada acara drama tantrum ga mau pulang,
saya katakana mami hidupkan alarm 5 menit artinya kita pulang, kalau Joyce ga mau, akan mami gendong, dan ketika alaram bunyi saya ajak dia pulang ttp tidak mau, akhirnya saya gendong, sempat menangis, tapi ketika saya jelasakan ini sudah malam tubuh kita perlu sitirahat, dan café juga sudah mau tutup, dia paham dan sudah tidak menangis lagi, bahkan menceritakan hal hal yang dia lihat disekitarnya
12. Kegiatan : Mncuci tangan sesampai dirumah
Hal yang bertumbuh : dari café dia ketiduran di mobil, tp dia sudah cuci tangan dan
ganti baju sebelumnya, dan tubuhnya saya bersihkan pakai
tissue basah dan saya ganti pakainnya, jaga jaga dia gab angus sampai rumah, ternyata sampai kamar dia tiba tiba bicara “ mami kan kita dari luar rumah, harus cuci tangan dulu sampai rumah” habit cuci tangan sampai dirumah kalau keluar sudah terbentuk pada anak
Catatan : saya seharusnya pulang café jangan terlalu malam sehingga
anak masih bisa mandi sesampai dirumah
Hari/ tanggal :Minggu, 20 Agustus 2023
1. Kegiatan : Beribadah Sekolah minggu
Hal yang bertumbuh : mengikuti ibadah lebih tenang
Mengikuti acara lomba dalam rangka HUT RI, anak mau terlibat
dalam permainan dan mengikuti aturan walau kalah karena
lawannya usia jauh diatasnya, tapi yang jd point dia mau terlibat
dan mau mengikuti aturan permainan
Catatan : saya juga ikut lomba memasukan pensil ke botol, tapi Karena
saya pakai dress saya tidak bisa menyelesaikan perlombaan karena harus jongkok, Oyce bertanya “ kenapa mami tidak keep trying tadi masukin ke botol?” saya jelaskan karena saya pakai dress jadi sulit bergerak, dia bilang “ nanti mami pakai celana aja ya” saya jawab iya kalau ada acara lagi ya
2. Kegiatan : Mngikuti tutorial membuat jelly
Hal yang bertumbuh : Dia mau menonton tutorial sampai selesai,
Kemudian saya minta ucapkan ulang bahan bahan, dia bisa
Menjelaskan “ nutrijell, gula dan air” saya memang sengaja
memilih tutorial yang sederhana karena usianya masih3,5 thn,
tapi dia bisa menjelaskan bahan bahannya saya sudah senang
dan ketika mengaduk nutrijell di panic , dia semakib berani dengan memasak, sebelum acara proyek ini, dia tidak pernah mau dekat dekat kompor karena kami memang selalu bilang “ jangan dekat dekat” tapi skrg dia sudah berani mengaduk nutrijell di panic diatas kompor, suatu kemajuan
Catatan : di Youtobe sepertinya dipercepat ketika memasak, jadi cepat
terlihat mendidih, dia berkali kali bertanya “ kenapa belum mendidih?” saya bilang butuh waktu, sabar ya nak, di Yotobe itu dipercepat jd kelohatan mendidihnya cepat
3. Kegiatan : Menemani saya belajar Sepeda Listrik
Hal yang bertumbuh : Anak saya berdirikan didepan, sesekali saya masih goyang
membawa sepeda listrik, anak bertanya “ mami kenapa
goyang?” saya jawab “ mami lagi belajar, maaf ya, kamu jadi takut ya? Dia jawab “ ga kok, mami keep trying ya, jangan takut” dia malah yang nyemangatin saya selama perjalanan. Saya juga pernah melihat dia takut melakukan sesuatu, tapi dia coba lagi sambil berkata “harus kalahkan ketakutan” karena saya sering bacakan buku tentang keep tryng ke dia, sepertinya dia paham makna dari keep trying
Catatan : Cuma kadang dia iseng menghidupkan klakson, tapi ketika saya
jelaskan fungsi klakson, akhirnya dia berhenti menmbunyikan klakson
August 22, 2023 at 11:00 pm #5047Nina
MemberLearning Skills
Memaknai Kegiatan
Nama Anak: Evan
Usia: 9 tahun
Kegiatan: Membuat Bun Burger
Hari, tanggal: Selasa, 22 Agustus 2023
Deskripsi Kegiatan:
Membuat bahan utama burger selain patty burger/hamburger, yaitu roti bun burger. Anak mengikuti tutorial yg sudah dipilihnya sendiri malam sebelumnya. Anak mengerjakan dari awal sampai selesai, dan berhasil menyusun Burger utuh dari homemade patty dan bun burger.
Hal yang Bertumbuh:
– Anak memutuskan mau membuat 3 resep, setelah dilakukan diskusi dgn mama, dimana meski mama kurang setuju membuat sampai 3 resep tapi anak memiliki pendirian utk tetap membuat 3 resep, sesuai dgn jumlah patty burger yg dihasilkannya kemarin
– Anak bisa tahu kondisi dimana harus mengerjakan dgn cepat karena ada kelas online dan offline yg menanti, sementara waktu yg tersisa hanya 2,5 jam setelah makan dan read aloud
– Anak mengecek dan menimbang semua bahan
– Anak mau pergi ke swalayan terdekat naik sepeda untuk membeli kekurangan bahan tepung protein sedang (karena mendadak memutuskan membuat 3 resep alih2 1 resep)
– Anak berhati-hati menjaga uangnya, bertanya pada penjual dan memilih kemasan tepung 500gr saja karena menurutnya cuma butuh sedikit lagi, bisa menghitung kembalian dgn benar, dan pulang dgn cepat
– Anak mengingatkan mama untuk segera membeli bahan pelengkap untuk isian burger (setelah pulang dari latihan Taekwondo, karena anak maunya bisa menikmati burgernya langsung hari ini (padahal kesepakatannya besok, karena bahan2 pelengkapnya belum semua ada seperti sayur dan saosnya)
– Anak belajar memasukkan patty burger yg sudah dikeluarkan dari freezer ke minyak panas
– Anak belajar menyusun isian burger sesuai selera dan ketersediaan bahan
– Anak amazing dan senang sekali karena berhasil membuat burger yg enak banget menurutnya, seperti yg dijual katanya, bedanya ini daging burgernya lebih alami
Catatan:
Hasil burgernya sangat mengejutkan, karena enak banget, anak bersemangat membagi burgernya dan meminta papanya yg baru pulang dari luar kota untuk memakan hasil buatannya. Secara keseluruhan, dari 3 hari berproses ini, hari ini yg terbaik, karena anak terasa lebih kuat inisiatifnya seperti pilihan “ngotot” mau membuat sebanyak 3 resep bun burger (demi 15pcs patty burger ada rotinya) hingga membuat tepung protein sedangnya jadi tidak cukup, jg bisa menganalisa kondisi waktu yg mepet dengan upaya membeli tambahan tepung secepatnya, juga menimbang dan membulati adonan dgn cepat agar bisa mengejar waktu untuk mengistirahatkan adonan selama 1 jam.
**Mas Aar Mba Lala, pengakuan, maafkan kegiatan kami baru dimulai tgl 20 agustus, saya pun baru bisa mengeksekusi belajar dari tutorial tgl 19. Efek masih adaptasi dari kelelahan mempersiapkan dan mengikuti acara 17 agustus bersama komunitas HS
August 22, 2023 at 11:03 pm #5046Hening Tresnawanty
MemberAugust 23, 2023 at 7:22 am #5044Intan
Member🔍Lanjutan foto……Jurnal DOKUMENTASI BERTUMBUH🌱🪴 & foto kegiatan Jalan Kaki dan Naik ANGKOT ke Supermarket Sabtu 19 Agustus 2023
Catatan Tambahan : ketika selesai belanja di supermarket (dengan di temani 1 asisten rumah tangga ) yg menenteng belanjaan tas besar sekitar 4 kg berat nya . Dhana menyarankan untuk pesan mobil online saja , saran dia di dukung sama ART . Sebab bawa belanjaan berat dan beli ice cream Juga , baiknya segera dapat mobil dan langsung turun di halaman rumah . Sedangkan kembarannya tetap ingin mencoba naik angkot pulang sebab alasannya lebih cepat dapat mobil dan seru . Saya menyetujui pesan ,mobil online , dan saya segera membatalkan pesanan karena ternyata mobil nya masih lama datang nya . Akhirnya semua naik Angkot , dan Dhana menurut saja , walopun ternyata ANGKOT nya Kali ini agak penuh , kami harus berdesakan dengan penumpang lain . Dan anak anak mau diajak kerjasama untuk mau cepat duduk dan tenang . Kami semua cepat beradaptasi dengan Baik . Ini durasi sekitar 3 menit naik angkot + 7 menit jalan kaki menuju rumah .
Sekian dan terima kasih atas waktunya telah membaca sampai habis 🌞
August 23, 2023 at 8:45 am #5043Ruhama Sidqy
MemberNama Anak: Ahmad
Usia: 5 tahun
Kegiatan: memasang tali layangan
Hari, tanggal: Jumat, 18 Agustus 2023Deskripsi Kegiatan:
membeli layangan
membeli tali layangan
Anak bertanya: “Mah, gimana cara memasang talinya ke layangan?”Hal yang Bertumbuh:
– Anak penasaran cara memasang tali layangan
– Anak mau mengamati tutorial cara memasang tali layangan lewat youtube
– Anak mengetahui harga layangan dan tali layanganCatatan:
anak awalnya belum mau mencoba sendiri. masih harus mamahnya yang mencoba dahulu lebih awalAugust 23, 2023 at 6:41 pm #5040Donna Muliadi
Membermalam Mba Lala, hanya mau mengkonfirmasi pemahaman saya, memaknai kegiatan ini dilakukan setelah kegitan selesai dilakukan, jadi ini seperti bagian dari pendokumentasian sekaligus Refleksi ya atas kegiatan yang telah di lakukan (baik yg di lakukan sendiri(personal) maupun kegiatan bersama anak?)
August 23, 2023 at 7:00 pm #5039Aar
KeymasterBetul kak @donna.muliadi
Pemaknaan kegiatan terjadi setelah kegiatan berlangsung.
Pemaknaan bisa dalam bentuk sederhana, hanya menjadi kesadaran orangtua. Bisa juga ditulis secara sederhana dalam jurnal orangtua.
Dokumentasi adalah bentuk pemaknaan yang lebih terstruktur dan lebih lengkap.
Demikian kak, semoga membantu.. 🙏
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.