Belajar Parenting › Forums › Manajemen Diri › Pause point
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
November 22, 2022 at 10:36 am #4110
Cindy Mamahit
MemberHalo kak mau bertanya, jadi untuk hari ini checklist yg dijalankan adalah checklist seperti awal plus kategori kan? Yg AM Pm nanti untuk besok (tapi uda di list sejak sebentar malam). Begitu kan kak? Makasih
November 22, 2022 at 5:03 pm #5803Aar
KeymasterIya kak @cindy-mamahit,
Hari menjalankan checklist yang sudah dibuat kemarin.
Checklist dengan pembagian AM/PM dibuat malam ini untuk dilaksanakan besok.
Semoga membantu π
November 23, 2022 at 10:16 am #5790Catur
MemberIzin bertanya juga ya Mas @Aar ada yang masih bingung
Kegiatan yang sebelum makan siang berarti seluruh kegiatan dari pagi misalnya jam 6 (bangun tidur jam 3.30) sampai jam makan siang ya? Atau kegiatan yang dekat dengan jam makan siang?
November 23, 2022 at 10:36 am #5789Aar
KeymasterKak @catur-wulandari,
Kegiatan pagi sebenarnya dibagi 2 kak, morning routine + kegiatan sebelum makan siang.
Mengapa ada morning routine?
Karena itulah yang fungsinya mengisi energi dan memulai hari dengan proaktif (bukan langsung menjalani keseharian). Ini yang perlu dikenali dan dibangun.
Kegiatan setelah morning routine itulah yang dimasukkan ke kegiatan pagi sebelum makan siang. Biasanya kegiatan ini dimulai dengan pelayanan untuk anak dan pasangan, serta kegiatan2 lain yang memang perlu dikerjakan hari itu.
Semoga membantu.
π
November 24, 2022 at 2:30 pm #5786Liza Darmawan
MemberIizin bertanya juga,
Untuk pause points disini artinya adalah berhenti sejenak melihat checklist yang sudah dibuat untuk memastikan semuanya doable y kak?
November 25, 2022 at 8:11 am #5784Aar
KeymasterKak @liza-darmawan,
Pause points ini adalah istilah dari Atul Gawande, bukan sebuah makna umum. Istilah ini digunakannya untuk menyebutkan kondisi jeda antar-kegiatan agar prosesnya tidak hanya berjalan otomatis. Jeda itu dibuat dengan sadar, caranya adalah dengan dibuatkan checklist dan membuat orang mengecek checklist di waktu itu. Dengan adanya waktu jeda, orang bisa kembali fokus dan mengurangi kesalahan-kesalahan manusiawi yang mungkin dilakukan akibat semua berjalan otomatis.
Dalam konteks self-management, supaya sepanjang hari kita tak berjalan otomatis, maka kita perlu melakukan jeda dan melihat 3 area:
- Bangun tidur, perhatikan checklist morning routine.
- Saat memulai kegiatan harian, perhatikan checklist work cycle utk memberikan arah prioritas kegiatan
- Saat malam hari sebelum tidur perhatikan sekali lagi checklist night routine sebelum tidur
Dengan membuat waktu jeda dan mengecek daftar checklist, kita akan menjadi lebih sadar menjalani hari-hari ini.
Demikian kak, semoga membantu.
π
November 25, 2022 at 8:33 am #5782Catur
MemberTerimakasih Mas @Aar atas jawab kemarin.
Mohon izin bertanya lagi ..
Untuk morning routine nya sendiri berarti ditulis di kolom “yang dilakukan begitu bangun tidur” ya ?
Kalau ceklis work cycle itu ditulis di kolom yang full isinya template ceklis plus kategorinya, begitu bukan ya ?
Saya masih suka bingung dimana menulisnya
November 25, 2022 at 10:30 am #5780Aar
KeymasterKak @catur-wulandari,
Sekarang yang digunakan 1 checklist saja yang isinya dibagi menjadi kelompok:
- morning routine di bagian: begitu bangun tidur
- kegiatan harian di bagian: sebelum makan siang dan sesudah makan siang
- night routine di bagian: menjelang tidur
Semoga membantu.
π
November 26, 2022 at 6:40 am #5778November 27, 2022 at 8:15 am #5775Elsa
ParticipantMas aar, bagaimana jika ceklist sebelum makan siang banyak yg tidak terlaksana, dan baru bisa dicicil setelah makan siang. Apa saya yg salah memposisikannya?
Atau itu sebenarnya tidak masalah, yg penting saya sudah secara sadar mengecek nya sesuai pembagian pause pointnya?
Makasih mas aar.
November 27, 2022 at 10:07 am #5772Aar
KeymasterHalo kak @elsa-murdiana,
Semua kondisi yang terjadi adalah DATA untuk kita refleksikan.
Jika banyak hal yang direncanakan pagi tapi tidak terlaksana sesuai waktu yang ditetapkan, berarti perlu direfleksikan penyebabnya:
- Apakah ini hanya sesekali atau kejadian berulang?
- Apakah ada faktor eksternal yang membuat rencana tak berjalan sesuai harapan?
- Apakah ada kekurangtepatan memperkirakan kondisi sehingga “hampir selalu” meleset?
Selanjutnya, cek apakah itu mempengaruhi efektivitas dan hati Anda.
- Jika hari Anda ok dan tak ada masalah karena bergeser waktu, maka cara kerja saat ini tetap bisa dipertahankan.
- Jika Anda merasa ada yang mengganjal di hati, Anda perlu memodifikasi kegiatan dengan membuat pengaturan yang lebih sesuai dengan kondisi (misalnya menggeser beberapa kegiatan ke siang).
Demikian kak, semoga membantu.
π
November 28, 2022 at 4:34 am #5770Elsa
ParticipantIya mas aar,
-kejadiannya terus berulang.
-karena banyak (selalu lebih dari 10) jadi kadang ga terkejar semua. Biasanya 70% tercapai sebelum makan siang.
-setelah saya amati. Setelah mengenal pause point. Saya yg tipenya menuangkan isi kepala ke checklist agar merasa tenang dan merasa menang saat satu per satu tercentang_ merasa lebih tenang, saat semuanya saya tulis di “sebelum makan siang”.
Saya jadi punya harapan untuk bisa mengejar yang kurang “setelah makan siang”.
Tapi memang efeknya ceklist saya banyak dan panjang di “sebelum makan siang”
Sejauh ini hari saya cukup terkelola dengan cara seperti ini.
Berarti gpp lanjut saja ya mas aar. Terimakasih saya jadi belajar refleksi lebih tajam mas aar π
November 28, 2022 at 9:47 am #5769Aar
KeymasterHalo kak @elsa-murdiana,
Bagus refleksinya kak.
Sepakat untuk lanjut saja…
Yang penting isi kepala sudah di-unload dan bikin tenang. Pembagian pagi siang itu hanya untuk memudahkan dan tidak terlalu penting buat kakak.
Semangat!
ππ₯
November 28, 2022 at 8:04 pm #5768Elsa
ParticipantSepakat mas aarπͺ
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.