Podcast Materi Tambahan HS Usia Dini

Belajar Parenting Forums Memulai Homeschooling Usia Dini Podcast Materi Tambahan HS Usia Dini

  • This topic is empty.
Viewing 8 posts - 1 through 8 (of 8 total)
  • Author
    Posts
  • #4717
    Mira Julia
    Keymaster

    Apakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?

    #7339
    Anonymous
    Guest

    Terimakasih Kak atas materi-materinya yang sangat bermanfaat.
    Salah satunya adalah saya menjadi tersadarkan untuk terus merefleksi diri, bagaimana proses HS yang sudah dijalani selama ini?.

    Saya jadi ingin mengecek apakah anak saya yang pertama (9tahun dan tidak pernah sama sekali ke sekolah formal dari usia dini) memiliki kondisi psikologis yang baik selama dalam pengasuhan saya. Kalau diamati anaknya sangat terbuka sama saya, hanya saja tetap ada kekhawatiran pengaruh negatif dari luar yang tidak saya ketahui dan tiba-tiba muncul.

    Apakah ada cara tertentu yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi psikologis anak sudah aman dan nyaman di usia yang sudah lebih besar ini?

    Jika ada koreksi terhadap kesalahan langkah kami,apakah membangun psikologis ini tetap menjadi fokus dan adakah saran cara yang tepat memperbaikinya?

    #7338
    Anonymous
    Guest

    Alhamdulillah, terimakasih banyak Kak, jazaakumullaahu khaira

    #7337
    Aar
    Keymaster

    Hai kak Catur,

    – Untuk mengecek kondisi anak bisa dilihat dari: kenyamanan anak saat menjalani keseharian. Kalau dia happy dan terus berkembang, berarti bagus. Kalau dia mudah marah, pemurung, berarti ada kondisi yang perlu digali lebih dalam bersama anak.

    ~ Saat anak bermain bersama teman-temannya di luar, perhatikan. Jika dia nyaman, berarti ok. Kalau dia cerita tentang masalah dengan temannya, jangan langsung dinasihati. Dengarkan saja. Tanyakan kepadanya: menurutmu bagaimana?

    ~ Tak ada orangtua yang sempurna. Kita semua melakukan kesalahan. Jadi, yang penting maju terus untuk memperbaiki diri. Sampaikan kepada anak bahwa Anda mencintainya. Pada saat bersamaan, perbanyak untuk bertanya dan mendengarkan pendapat anak.

    #6610
    Feni Widya
    Member

    Terima kasih Mas Aar dan Mbak Lala untuk materinya. Tentang Psikologis Anak. Pada Anak Usia Dini ini kan concern nya pada rasa aman dan nyaman. Tapi saya merasa anak saya (4thn 7bulan) seperti belum merasa nyaman dan aman pada kami orangtuanya, dilihat dari kejujuran anak kami pada kami. Meskipun anak kami suka bercerita tentang apa yg dia lakukan, apa yg dia baca dll tapi dia sangat tertutup dengan perasaannya. Ketika saya ajak berbicara tentang perasaan, dia seperti tidak mau mengatakannya, ketika dia sedang takut, marah, sedih, cemas, senang dia tidak mau berbicara. Meskipun semua itu bisa terlihat dari mimik wajahnya.

    Selama ini saya terus memberi tau padanya ketika senang saya bilang Aa lg senang yaa, Alhamdulillah. Ketika sedang marah saya pun validasi perasaan nya, Aa marah ya kesel yaa. Saat terdengar suara petir dia teriak saya validasi juga, Aa takut yaa, iya ini namanya takut, yuu kita baca doa. Setiap sebelum tidur pun saya selalu bertanya perasaannya hari itu seperti apa, tapi dia malah menjawab asal dan keluar konteks perasaan.

    Saat wajahnya menunjukkan kecemasan dan gerak tubuhnya menunjukkan kegelisahan saya tau itu, tapi dia tidak mau jujur dan bicara alasannya kenapa seperti itu, saya pun bingunh kenapa dia terlihat cemas dan gelisah.

    Saya sampai sekarang bingung, apa yg menyebabkan nya seperti itu, saya pun mash mencari tau. Tapi memang suami saya juga mempunyai sikap yg sama dengan anak kami. Tidak terbuka dengan persaannya. Sebenarnya kami sebagai orang tua pun dulunya tidak pernah didik untuk mengungkapkan perasaan, jadi sekarang saat menjadi orangtua, kami cukup bingung bagaimana caranya agar anak terbuka dengan perasaannya pada kami orangtuanya sehingga kami tau apa yg harus kami lakukan.

    Apa yang harus kami lakukan pada anak kami agar dia mau terbuka tentang apapun dengan kami?

    #6609
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @feni.widya

    Manusia itu memang kompleks. Banyak sekali aspek yang mempengaruhi sikap, baik terkait nature (bawaan) maupun nurture (stimulasi eksternal).

    Yang berada dalam kontrol kita adalah aspek nurture. Ini yang perlu kita maksimalkan sesuai perkembangan pengetahuan yang kita ketahui.

    1. Rasa nyaman tanpa kata

    Dalam rangka membangun rasa aman dan nyaman pada anak, yang bisa ditambahkan oleh kak Feni adalah memberikan affection yang bukan verbal untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Berikan sentuhan fisik lembut yang memberikan rasa nyaman.

    Perbanyak peluk, cium, usapan di kepala, sentuhan di bahu yang memberikan rasa nyaman. Tanpa kata-kata dan tanpa harapan apapun.

    Ibu cuma mau bilang “sayang sama kakak!”

    2. Memberi ruang lebih luas

    Jika anak bersikap defensif, itu adalah pertanda bahwa dia tidak nyaman dan mungkin dia merasa kita masuk terlalu dalam (setiap orang punya batas kenyamanan yang berbeda-beda). Jadi kitalah yang perlu menyesuaikan diri dengan “mundur”.

    Cara mundur adalah dengan mengurangi pertanyaan, tapi memberikan rasa nyaman tanpa kata-kata.

    “Kapan pun kamu mau bercerita, Bunda siap mendengarkan.”

    Perbanyak diam dan mendengarkan. Ketika anak bercerita, dengarkan dan terima saja.

    Demikian kak, semoga membantu.

    #5019
    Winda Djohar
    Member

    Hai, Kak Lala dan Kak Aar..

    Terima kasih utk semua informasinya.

    Ingin bertanya, apaka mgkin menjalankan HS hanya sepihak? misalnya Ibu saja, tpi Ayah tidak terlibat.

    #5015
    Aar
    Keymaster

    Kak @winda-djohar,

    Terima kasih pertanyaannya.

    Secara konseptual maupun praktik di lapangan, banyak keluarga yang menjalankan HS dipimpin oleh Ibu dan tanpa keterlibatan khusus Ayah.

    Isunya bukan bisa atau tidak bisa.

    Isunya adalah apakah kakak berani dan percaya diri untuk menjalankannya?

    Itu modal paling awalnya.

    Karena jika sudah berani dan percaya diri, ada langkah-langkah lain yang menyertainya seperti kesediaan belajar, bekerja keras, mencari solusi dan substitusi, dll.

    Untuk menambah kepercayaan diri, saya menyarankan kakak untuk hadir dalam Parents Club Rumah Inspirasi sehingga bisa mendapatkan teman seperjalanan dan mendengarkan cerita2 langsung pengalaman keluarga lain yang sedang memulai homeschooling.

    Demikian kak, semoga membantu.

    Jika ada pertanyaan lain, feel free untuk menyampaikannya.

    🙏🤩

Viewing 8 posts - 1 through 8 (of 8 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.
Scroll to Top