Belajar Parenting › Forums › Pengembangan Potensi Anak › Podcast Pengalaman Keluarga dalam Pengembangan Minat-Bakat
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
October 17, 2020 at 9:38 am #7095
Anonymous
Guestijin bertanya mba lala mas aar, membaca slide kakak tata..
saya merasa ada kesamaan dg anak saya. usia 4th 10bulan. malu di keramaian.. tidak mau jadi pusat perhatian, misal ngaji bisa drumah lancar one on one,, tp pas d tempat ngaji yg rame, gak mau bersuara hehehe.. brarti ini tipe ga bisa rame2, harus focus /privat sendiri begitu kah Mba?area seni kuat dari kecil, suka corat coret mewarnai melukis menari menyanyi,,difasilitasi donlot2 yg bermanfaat sesuai tahap perkembangannya,n slalu pantau IG kakak tata tuk menggambar hehe.
area bahasa jg mulai terlihat,, n cpt menghafal lagu yg br dia dgrOctober 8, 2021 at 5:50 am #6784Anonymous
GuestHalo ijin bertanya. Mendengar cerita mengenai anak2 mas aar dan mba lala keren sekali yaa. Anak saya yang pertama adalah anak yang ramai, dia suka berinteraksi dengan teman2nya. Suka sekali berbagi. Tetapi kemudian saya memperhatikan ko sepertinya dia mudah dimanfaatkan orang lain ya? Seperti mainannya yang baru saja dipegang lalu temannya datang meminjam dan dia berikan begitu saja. Sementara itu anak saya ini jadi mengigit gigit jarinya tanda cemas karena dia masih ingin bermain tapi juga tidak kuasa bilang tidak pada temannya. Padahal di rumah sudah disounding berkali-kali (atau mungkin ini tidak perlu?). Mohon masukannya 🙏
December 23, 2021 at 7:12 pm #4519Aar
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?
July 5, 2024 at 1:22 am #4862heni soraya
MemberAssalamu’alaikum Pak Aar, anak kedua kami usia 10th sangat senang crafting membuat berbagai model/alat mekanik dan elektronik seperti model mesin cuci, AC, palang pintu kereta dll. Hampir semuanya dibuat atas inisiatif sendiri. Tangannya cukup terampil dan jarang sekali meminta bantuan orang tua. Dia jg sedikit2 paham tentang elektronika.
Kami berusaha terus mensuport minatnya dengan mensuplai berbagai material yg dia minta. Kami juga memintanya membuat vlog untuk menjelaskan setiap projek yang dia buat. Terkadang kalau sedang rajin dia mau membuat sketsa sederhana dari alur projek yang akan dibuatnya.
Saat ini kami masih memikirkan apa lagi yg bisa kami lakukan utk mengembangkan minatnya ini. Apakah dilanjutkan mengalir saja seperti sekarang atau ada hal lain yg bisa kami tawarkan kepada si anak?
July 8, 2024 at 2:57 pm #4861Aar
KeymasterTerima kasih kak @heni-soraya untuk sharingnya,
Bagus sekali perkembangan putranya, kak.
Kunci penting dalam pengembangan adalah:
- mengasah dan menaikkan skills
- meningkatkan kapasitas berkarya/bermanfaat
Nah, tugas kita adalah membantu anak untuk memilih skills yang mau diasah, misalnya:
- skills teknis terkait kemampuan bikin2. Jika skills teknis, area apa yang mau diasah skillsnya: elektronika, pertukangan, dll. Jika mau meningkatkan elektronika, berarti mencari tutorial2 yang sesuai atau mengikuti kegiatan terkait, misalnya Arduino, robotik, dll
- kreativitas. Jadi, tidak dibatas areanya yang penting terus mengasah kreativitas dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat
- membungkus: membuat video, tulisan, cerita dll tentang kegiatan yang dilakukannya
- mengajar, Bikin tutorial atau kelas2 gratis untuk teman2 terkait bidang yang dikuasai anak
Jangan semuanya dikejar pada saat bersamaan. Pilih yang paling memungkinkan dilakukan anak dan sesuai dengan konndisi.
Supaya semangat belajarnya terus terpelihara, selain pendalaman skills, bantu anak untuk mengidentifikasi kegiatan yang memang hasilnya bermanfaat di dunia nyata. Misalnya: ngoprek hardware komputer, modifikasi sepeda, servis alat, dll.
Demikian kak, semoga membantu..
July 18, 2024 at 7:56 am #4856heni soraya
MemberTerimakasih Pak Aar atas saran2nya..
Untuk arduino dan robotic, tahap awalnya apakah sebaiknya si anak harus belajar coding terlebih dahulu? atau langsung dipaparkan saja langsung mengerjakan projek bersama orang tua?
July 18, 2024 at 4:05 pm #4855Aar
KeymasterKak @heni-soraya
Enaknya HS dan dunia informal, kita bisa mulai dari mana saja. Ini berbeda dengan dunia formal (sekolah/kursus) yang prosesnya cenderung baku dan kaku.
Untuk belajar robotik, kakak bisa mulai dari coding, bisa juga dari arduino (hardware).
Panduannya adalah:
- mulai dari pintu ketertarikan anak dan kemampuan kita memfasilitasinya (sendiri atau menggunakan bantuan pihak ketiga)
- anak menikmati proses awal dan memicunya untuk terus belajar
- naikkan kapasitas dan skills secara bertahap
Semoga membantu.
Semangat kak!
🤩 🔥
July 19, 2024 at 9:37 am #4854heni soraya
Membersepertinya sangat menarik untuk dijalankan 🤩… bismillah.. semoga anaknya mau dan suka dengan prosesnya.. terimakasih Pak Aar… 🙏
July 19, 2024 at 11:10 am #4853Aar
Keymaster -
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.