Podcast Rutinitas Pagi

  • This topic is empty.
Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • Author
    Posts
  • #4730
    Mira Julia
    Keymaster

    Apakah Anda punya pertanyaan sesuai materi terkait?

    #6902
    Anonymous
    Guest

    Kalau kaitannya dengan prioritas kita sebagai orang tua ( seperti mengasah ketrampilan komunikasi) kapan akan dilakukan mbak Lala??

    #6901
    Aar
    Keymaster

    Kak Juli,

    Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas diri yang kita rasa kurang, misalnya keterampilan komunikasi.

    1. Mengenali goal komunikasi
    Ada beberapa aspek komunikasi berkualitas bersama anak yang perlu dikenali untuk ditingkatkan, tergantung kondisi, misalnya:
    ~ proaktif (tidak reaktif)
    ~ frekuensi mengobrol
    ~ mengajukan pertanyaan (bukan perintah)
    ~ intonasi santai (bukan nada tinggi)
    ~ fokus pada bonding (bukan konten)
    ~ mendengarkan dan merespon dengan tepat
    ~ durasi percakapan (bisa mengobrol lebih dari 5 menit)

    2. Melakukan perencanaan dan intervensi
    Setelah dikenali aspek yang mau ditingkatkan, rencanakan proses latihan yang akan dilakukan. Orangtua bisa melakukannya sepanjang hari, saat berinteraksi dengan anak.

    3. Melakukan jurnal/tracking
    Membuat pencatatan untuk mengetahui perkembangan proses, misalnya: jumlah percakapan yang dilakukan dalam satu hari, durasi mengobrol, dll (lihat poin 1)

    4. Melakukan refleksi
    Kenali apa yang sudah bagus dan berkembang, kenali juga apa yang butuh latihan lebih banyak lagi.

    Akan lebih baik jika anak juga tahu proses yang sedang Anda jalani untuk memperbaiki diri sehingga Anda dan anak bisa berproses bersama.

    “Kak, Bunda lagi belajar supaya bisa berkomunikasi lebih baik dengan kakak. Bunda pengin kita bisa mengobrol santai. Kalau Bunda mengajak kakak mengobrol, jangan diketawain yaa… Jadi, Bunda pun terus belajar sampai tua. Ini tanda Bunda sedang belajar untuk jadi orangtua yang lebih baik buat kakak.”

    Demikian, semoga membantu ya kak.

    #6777
    Anonymous
    Guest

    Mba Lala mau tanya dong. Cocok atau baik gak sih kalau untuk kegiatan beberes rumah dijadikan morning routine? Atau morning routine itu sebaiknya memang benar-benar kegiatan yg hanya fokus utk diri sendiri saja dulu? Makasih sebelumnya mba lala

    #6775
    Aar
    Keymaster

    Kak Ana,

    Morning routine itu tujuannya adalah membangun energi di pagi hari. Seperti men-charge diri sendiri sebelum melakukan kegiatan keseharian kita.

    Biasanya beberes rumah termasuk dalam kegiatan keseharian yang dilakukan setelah morning routine.

    Pertanyaannya: apakah melakukan beberes rumah membuat kakak jadi bahagia dan berenergi? Jika iya, mungkin saja beberes rumah dimasukkan sebagai salah satu morning routine.

    Biasanya yang menjadi kegiatan morning routine adalah:
    ~ sholat, ibadah, doa pagi, membaca kitab suci, meditasi
    ~ membuat checklist kegiatan harian
    ~ melakukan journaling, misalnya merefleksikan kegiatan, membuat jurnal syukur, membuat dokumentasi singkat anak
    ~ olahraga ringan: stretching, yoga, jalan pagi, aerobik, dll
    ~ belajar: mendengarkan podcast/menonton video inspiratif

    Durasi waktunya sekitar 30 menit – 1 jam sejak bangun tidur.

    Kegiatan2 tersebut biasanya membuat kesadaran penuh, segar dan berenergi sehingga siap menjalani hari dengan sukacita.

    Demikian, semoga membantu.

Viewing 5 posts - 1 through 5 (of 5 total)
  • You must be logged in to reply to this topic.
Scroll to Top