Belajar Parenting › Forums › 10 Keterampilan Dasar Anak › Printable Keterampilan Rumah
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
January 6, 2022 at 8:33 am #4349
Mira Julia
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuaiย materi terkait?
May 7, 2022 at 12:10 pm #6324Jihad Karim
MemberSelamat siang mba Lala. Didalam podcast kak Aar menyebutkan video dari Universitas Harvard. Dimanakah saya bisa mendapatkan video tersebut mba?. Terimakasih ๐๐
May 7, 2022 at 9:42 pm #6321Aar
KeymasterKak @jihad.karim
Artikel tentang keterkaitan keterampilan rumah dan keberhasilan saat dewasa bisa dibaca di sini (di dalamnya ada pembahasan tentang riset yang saya maksud): https://www.mother.ly/child/child-learn-play/chores-for-kids-can-be-the-key-to-success/
May 7, 2022 at 9:44 pm #6320Aar
KeymasterVideo ini juga memberikan penjelasan: https://www.youtube.com/watch?v=su98SiGkuhY
May 10, 2022 at 12:04 am #6319Jihad Karim
MemberBaik mas Aar. Terimakasih banyak ๐
July 27, 2023 at 8:51 pm #5413TOYIBATUS SHOLIKHAH
MemberKak aar mau tanya ..bagaimana cara mengobrol atau mengajak anak supaya mau di ajak membuat jadwal dan berkegitan supaya mereka semangatt ..tanpa adanya hadiah atau apapun
July 28, 2023 at 10:02 am #5412Aar
KeymasterKak @toyibatus-sholikhah,
Usia anak berapa kak?
Jadwal anak usia dini
Kalau anak masih kecil, prosesnya lebih dominan dibimbing dan dicontohkan.
Gunakan jadwal dalam bentuk visual. Mulai dari jadwal2 yang sudah dilakukan sehari-hari.
“Kak, yuk bikin jadwal kegiatan kamu. Ini Bunda bikinin yaa.. Nah, gambar yang ini adalah mandi, sikat gigi, ini gambar sarapan, makan siang, makan malam, masak2, mengaji, dll.. Kalau kakak sudah selesai, kakak bisa tandai.”
Kakak bisa menggunakan model jadwal seperti ini: https://tumbuh.rumahinspirasi.com/materi/papan-kegiatan-keseharian/
Transisi menuju usia sekolah
Jelaskan dulu alasan mengapa perlu bikin jadwal.
“Kak, kita bikin jadwal yuk.. supaya kamu tahu kegiatan apa saja yang perlu kamu lakukan satu hari. Bunda juga bisa melihat jadwal kamu. Kalau ada yang lupa, kita bisa saling mengingatkan.”
Buat jadwal sederhana seperti jadwal usia dini, plus minta masukan dari anak:
“Kakak punya usul kegiatan yang mau dimasukkan minggu ini?”
“Minggu ini Bunda pengin ajak kakak bikin xxx/pergi ke aaa.. Bagaimana menurut kakak? Enaknya hari apa ya? Kita masukkan ke dalam jadwal yaa..”
Anak usia sekolah
Prinsipnya sama dimulai dengan dialog tentang mengapa perlu bikin jadwal.
“Kita bikin jadwal mingguan yuk.. supaya kakak dan Bunda ingat. Terus kita bisa saling mengingatkan. Isi jadwalnya kegiatan rutin kamu seperti les, main ke luar, juga jadwal belajar rutin. Di jadwal kita bisa masukkan kegiatan spontan yang mau kita lakukan minggu ini.”
“Jadwal les kamu apa saja ya… hari apa lesnya? jam berapa lesnya? Kamu ada kelas online kapan? Dst” – Catat yang sudah biasa dilakukan.
“Bunda pengin kamu masukkan kebiasaan baik di jadwal, misalnya: minum air putih, sholat, sikat gigi, dll.. “
“Kita masukkan jadwal belajar matematika yaa… seminggu enaknya berapa kali?”
“Kamu punya usul kegiatan apa minggu ini?”
Demikian prosesnya kak. Mulai dengan yang sederhana dan asyik. Yang penting kebiasaannya dibangun dulu. Nanti kualitasnya ditingkatkan seiring berjalannya waktu.
Semoga membantu. ๐
October 13, 2024 at 4:23 pm #4832Astri
MemberSelamat sore mas Aar mbak Lala
Terimakasih pencerahan dan step by stepnya terkait materi pekerjaan rumah, ijin bertanya mas mbak, anak saya usia 3,5,9 th perempuan semua, yang sudah pernah saya sepakati dan jalani bersama anak2 untuk 1 jenis kegiatan rumah ini hanya 1 minggu 1 jenis pekerjaan, lalu minggu berikutnya ganti lagi, atau di rolling, minggu2 awal berjalan lancar tapi minggu berikutnya ketika ganti kerjaan mereka kek kesulitan setelah mendengar podcast apa berarti 1 jenis pekerjaan ini harusnya memang 1 bulan ya untuk 1 anak mas mbak? Di keluarga mas mbak dengan rentan usia anak2 saya dalam 1 bulan berapa jenis pekerjaan yang dikenalkan? Terimakasih โบ
October 18, 2024 at 1:35 pm #4830Aar
KeymasterKak @astri-mayasari
Kegiatan latihan disesuaikan dengan anak. Kita perlu belajar untuk fleksibel dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Jika butuh penyesuaian, lakukan penyesuaian sesuai kebutuhan lapangan dan tidak perlu merasa bersalah.
Jika anak butuh bantuan, berikan petunjuk, pelatihan, dan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing. Karena setiap anak bisa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.
Di keluarga kami tak ada jangka waktu 1 bulan. Semua dilatih bersama-sama dan sering dilakukan.
Misalnya: mencuci piring dilakukan bergantian. Standarnya anak membantu membawa piring kotornya ke tempat cuci. Yang mencuci bergantian, kadang juga kami.
Setiap kegiatan dilihat sebagai latihan, bukan tugas. Artinya, fungsi anak adalah membantu, bukan bertanggung jawab. Anak sedang belajar dan berlatih.
Dengan sudut pandang ini, anak tidak merasa terbebani. Jika mereka sedang capek, dimaklumi. “Ok, hari ini Bunda bantuin.. besok kamu coba latihan lagi yaa..”
Jangan lupa membangun narasi dan cerita yaa..
“Kalian tahu nggak mengapa perlu latihan ini? Karena kita sekeluarga satu tim, butuh saling bekerja sama. Kalau semuanya Bunda yang ngerjain dan terus Bunda kecapekan sampai pingsan gimana? Kalau kita bisa bekerjasama menyelesaikan pekerjaan rumah, Bunda jadi punya waktu banyak untuk berkegiatan bersama kalian.
Semoga membantu..
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.