Forum Replies Created
-
AuthorPosts
-
Happy Zahra Zaky
MemberTerima kasih banyak sarannya mas Aar, saya sama sekali gak nyangka perilaku agresifnya karena kekurangan kosakata, saya kira karena saya kecolongan dan dia meniru orang lain. Saat ini si anak sudah mulai berani mengikuti kata yang dia suka, seperti membeo walaupun belum jelas. Kami juga mengajak si anak ke toko buku dan memilih sendiri buku yang dia suka. Dia jadi lebih semangat lihat bukunya. Isi buku tersebut jadi sering kami bahas berkali-kali.
Saya akan terus mencoba lebih bawel lagi menjelaskan ini itu.
Happy Zahra Zaky
MemberHalo Mas Aar dan Mba Lala,
Terkait sosialisai HSUD, anak saya laki-laki 2 tahun, sepertinya tidak punya masalah berinteraksi dengan orang lain, hanya saja kalau sudah main dengan anak tetangga sampai tidak mau pulang, kalau diajak kembali ke rumah untuk melakukan rutinitas lain akan menangis keras dan tantrum dalam waktu yang lama. Bagaimana memberitahu dia mengenai batasan waktu bermain? Perlukah saya biarkan dia bermain sepuasnya? Berapa lama saya perlu biarkan dia main dengan tetangga?
Lalu akhir – akhir kami (orang satu rumah) agak malas menemaninya bermain karena si anak sering mencubit, memukul denga tangan maupun barang / bersikap agresif, kadang karena maunya tidak di turuti atau tanpa alasan. Bahkan dengan orang yang baru iya temui juga diperlakukan sama. Kami sudah coba menasehati tapi tidak didengarkan. Btw, anak kami belum bisa bicara. Baru mama-papa dan suara hewan. Bagaimana menghentikan kebiasaan ini? kalau terus berlanjut saya khawatir tidak ada yang mau main dengan si anak di rumah dan ia tidak terstimulasi.
Mohon tanggapannya. Terima kasih
-
AuthorPosts