Forum Replies Created
-
AuthorPosts
-
Dame
MemberHalo Kak, setelah saya cek tempalte dokumentasi dari RI, ada satu template yang saya tertarik: https://www.canva.com/design/DAFRVOkMO5k/e3zrhFh6kU-ztuZIAXHaww/view?utm_content=DAFRVOkMO5k&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=publishsharelink&mode=preview#8. Nah, di dalam template itu untuk 1 kegiatan ada kotak “Bertumbuh 1” dan “Bertumbuh 2”. Dari pengalaman Mas Aar, apakah lebih baik pertumbuhan di ranah kognitif, afektif dan psiko-motorik dituliskan di kotak-kotak/area yang terpisah atau (ini saya terpikir) bikin berupa list lalu diidentifikasi tiap barisnya apakah itu termasuk pertumbuhan ranah kognitif, afektif atau psiko-motorik. Ini pertama kali saya buat dokumentasi HS model spt ini untuk anak usia sekolah. Saya sih berpikir menggunakan 1 kotak untuk pertumbuhan, lalu menuliskan satu persatu disertai keterangan apakah itu masuk ranah kognitif, afektif atau psiko-motorik. Namun, saya ingin tahu, dari pengalaman Mas Aar sendiri, yang lebih berpengalaman, supaya dokumentasi ini memenuhi kebutuhan sebagai sumber pengetahuan keluarga ke depannya, baiknya bagaimana bentuk penulisan pertumbuhan tersebut? (Note: dulu untuk usia dini, saya menulis cerita. Tapi kali ini, saya ingin mencoba bentuk yang berbeda dan lebih efisien dan efektif bagi pembaca).
Dame
MemberHalo Kak,
Setelah saya lihat muatan wajib ini pointnya lumayan banyak. Saya mencoba untuk merespon setiap point di muatan wajib. Nah, untuk setiap pointnya bisa hanya 2-3 kegiatan saja yang sering dilakukan berulang-ulang atau sebaiknya semua kegiatan? Saya cenderung ingin mengikutsertakan 3-4 kegiatan yang konsisten dilakukan sepanjang tahun. Namun, kalau kemendikbud sendiri ekspektasinya bagaimana? .
-
AuthorPosts