Belajar Parenting › Forums › Program › Audit Diri
- This topic is empty.
-
AuthorPosts
-
March 14, 2022 at 10:10 pm #4266
Mira Julia
KeymasterApakah Anda punya pertanyaan sesuaiΒ materi terkait?
March 15, 2022 at 8:04 am #6559Nia
ParticipantHallo Mbak Lala, mau tanya.. (maaf kalau kemarin dibahas, tapi mungkin kelewat sama saya)
di halaman 16 itu kan ada semacam “pernyataan” kita mau membangun kebiasaan baik apa, dan juga alasannya. Apakah ini perlu diprint 5x kalau kebiasaaan yang mau kita bangun ada 5?
(kalau ga salah audit diri sebelumnya bagian ini langsung ada beberapa halaman sekaligus ya..)terima kasih π€
March 15, 2022 at 8:13 am #6558Aar
KeymasterTerima kasih kak @nia.purnama untuk pertanyaannya.
Betul, bagian ini diprint/ditulis ulang sesuai dengan jumlah kebiasaan yang akan dibangun/diaudit.
Sengaja kami jadikan 1 halaman supaya peserta bisa memilih jumlah kebiasaan yang ingin dilakukannya selama program ini.
March 15, 2022 at 8:47 am #6557Fikha Radhiita
MemberSelamat pagi mas Aar dan mba Lala,
Saya mau konfirmasi, jadi hari optimal adalah penyesuaian dari kesenjangan antara hari ideal dan hari kenyataan ya?
Yg disesuaikan adalah jumlah kebiasaan dan intensitas waktunya, betul?
Misalnya idealnya olahraga di pagi hari 1 jam tp pada kenyataannya tidak olahraga, justru scrolling sampai 3 jam, pada hari optimal olahraga menjadi 30 menit atau dipecah menjadi beberapa term.
Saya sudah menjalani kondisi seperti diatas, tetapi hanya bertahan 1 bulan, krn kesenjangan ( masalah) yg ditemukan blm diselesaikan. Ada Kebutuhan yg blm terpenuhi. Seperti kenapa saya menunda2 kebiasaan berolahraga? Pasti manfaat yg sy peroleh dari scrolling jauh lebih mengena daripada berolahraga yg sudah jelas manfaatnya ( tapi ternyata tdk begitu dibutuhkan oleh saya).
Bagaimana cara mengenali sebenarnya apa yg menjadi kebutuhan dari kesenjangan (masalah) yg ditemukan sehingga kebiasaan baik ini bs dilakukan dengan berkesadaran sehingga bs mendukung proses conditioning ini?
Terimakasih ππ€©
March 15, 2022 at 9:07 am #6556Aar
KeymasterKak @fikha.radhiita
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan terkait dengan proses menentukan Hari Optimal.
Spiritnya betul, yaitu mengurangi kesenjangan antara harapan ideal dan kenyataan. Seperti membuatkan anak tangga agar kita bisa bergerak dari kenyataan keseharian menuju hal yang ideal.
Prosesnya bisa dengan:
- Menata ulang waktu (mengatur durasi kegiatan, frekuensi, menata ulang jadwal)
- Bisa juga mendefinisikan ulang kegiatan (yang terjadi tidak sesuai dengan kondisi kita). Prosesnya bisa dengan membagi kegiatan menjadi lebih kecil, membuat kegiatan berbeda dengan tujuan yang sama.
Pengalaman kakak terkait dengan kebosanan dan konsistensi itu sangat wajar dan dialami oleh sebagian besar orang. Jadi, ini common problem dan tidak ada cara sederhana untuk menyelesaikannya karena keragaman konteks dan kerumitan diri kita sebagai manusia. Satu strategi yang berlaku pada seseorang belum tentu cocok dengan orang lain.
Itulah pentingnya untuk lebih mengenal diri sendiri.
Ada kondisi yang butuh dikuatkan (hingga akhirnya jadi kebiasaan), ada yang butuh istirahat (sebelum jalan lagi), ada yang butuh selingan (karena mudah bosan), ada yang butuh diperkecil (karena beban sekarang terlalu berat), dsb.
Tidak ada solusi tunggal.
Ketika kita tahu bahwa tubuh kita sudah bosan dan kelelahan setelah melakukan kegiatan 1 bulan untuk hal yang sama, maka kita perlu menerima itu. Alih-alih memaksakan untuk terus, mungkin kita perlu memakai strategi lain:
- break… memutus siklus kebosanan (jika tubuh/mental tahu bahwa dia selalu punya waktu libur, resistensi bawah sadar kita biasanya akan berkurang).
- mengubah jenis kegiatan (untuk tujuan yang sama)
- mengubah pola agar tidak rutin dengan membuat selingan
- Dll
Yang kakak lakukan itu sudah bagus karena kakak mencoba mengenali respon tubuh/kebiasaan kakak.
Proses selanjutnya yang perlu dilakukan adalah experimenting (melakukan percobaan) hingga akhirnya kita menemukan pola yang paling cocok dengan tubuh kita.
March 15, 2022 at 9:36 am #6555Nia
Participantterima kasih Mas Aar untuk jawabannya.. π
March 15, 2022 at 12:29 pm #6554Julia Sukma
Memberhai lala
aku dah selesai dengar materi dan unduh jurnal, aku mau mulai “daftar” tapi di tampilan ruang member ga ada pendaftarannya. tapi dah dapat pesan audit 14 hari di WA. jadi yang aku tanyakan, apakah aku dah aman π
March 15, 2022 at 12:53 pm #6553Mira Julia
KeymasterKalau sudah menerima pesan personal berarti aman kak @julia.sukma π
March 15, 2022 at 2:14 pm #6552Fikha Radhiita
MemberMembaca respon mas Aar, membuat saya ngeh kl saya meniadakan ( tidak mengakui) kebutuhan utk beristirahat yg berakibat fisik & psikis ” minta jatah” beristirahat lebih banyak, alias bocor disembarang jadwal. Sy jg jadi menyadari bahwa saya membutuhkan rutinitas utk menjaga tetap di jalur tetapi bukan yg bersifat monoton seperti robot.
Baik, brati tugas saya adalah eksperimen mencari pola manakah yg bs mengakomodir kebutuhan dan kondisi saya & rumah. Terimakasih π€©
March 15, 2022 at 3:19 pm #6551Julia Sukma
Memberbaik Kak Lala
Jazakillaah..
semangat..March 15, 2022 at 3:38 pm #6550Sylvia Hariwaty
MemberHalo Mb Lala &Mas Aar,
kak saya mau tanya. apakah hari ideal itu adalah harapan hari yang kita mau selama satu hari itu. walaupun kita belum atau jarang sekali bisa tercapai. misalnya. pengen bangun pagi jam 4.30 tapi selalu gagal bangun jam hanya bisa jam 5.30.
kak berarti untuk pengisian hari ideal kenyataan dan optimal seperti ceklist kegiatan kita 1 hari ya?
Terima kasih kak
March 15, 2022 at 5:09 pm #6549Aar
KeymasterWah, bagus sekali refleksinya kak @fikha.radhiita
Orang lain dan pesan eksternal adalah trigger, cermin, dan alat bantu kita melakukan refleksi. Kita sendiri yang paling tahu kondisi kita dan paling bisa menemukan masalah inti dan solusi-solusi untuk kondisi kita sendiri.
Tantangannya biasanya bukan karena kita tidak menemukan solusi personal untuk diri kita, tapi:
- kita tahu solusinya, tapi kita kita ingin mencari solusi lain yang berbeda
- kita ingin mendapatkan solusi yang lebih cepat & mudah
- kita malas/takut/berat melakukannya
- kita butuh validasi eksternal bahwa itu adalah solusi untuk kita
Jika kita sering berlatih dan memiliki kekuatan hati untuk melangkah, Terkadang solusi kita membawa kita melangkah dengan jalan melingkar, tidak langsung, tapi sebenarnya itu bisa berjalan lebih berkelanjutan.
Selamat bereksperimen, kak!
March 15, 2022 at 5:14 pm #6548Aar
KeymasterKak @sylvia.hariwaty
Betul kak. Hari ideal adalah keseharian yang kita harapkan walaupun belum/jarang tercapai. Itu adalah harapan yang ingin kita tuju suatu saat nanti.
Nah, untuk sampai ke kondisi ideal tersebut, kita perlu mengenali tantangannya dan membuat tangga-tangga prosesnya dengan membuat hari optimal (yang lebih realistis kita raih). Jika kita berhasil membangun kebiasaan yang membuat hari kita optimal, itu akan membuat langkah kita semakin dekat dengan harapan kita.
Bentuk hari ideal, kenyataan, dan optimal bisa dalam bentuk checklist atau bersifat global. Jika berbentuk checklist, sebaiknya cukup global sehingga tidak menjadi patokan yang kaku.
Semoga membantu.
March 15, 2022 at 8:11 pm #6539Novi
MemberMb lala/Mas aar untuk hasil audit awal ini apakah perlu dikirim? dan kalau dikirim, dikirim nya dimana ya?π
March 16, 2022 at 9:57 am #6538Aar
KeymasterHalo kak @novi
Hasil audit awal tidak perlu dikirim ke mana-mana, kak. Itu untuk kakak.
Sebagian besar proses yang terjadi dalam audit diri ini untuk kepentingan diri sendiri. Hasilnya disimpan untuk sendiri dan tidak dibagikan.
Nanti ada hal2 yang perlu dibagikan secara anonim untuk jadi penyemangat diantara sesama peserta dan supaya bisa saling belajar.
Semoga menjawab ya kak..
-
AuthorPosts
- You must be logged in to reply to this topic.