Forum Replies Created
-
AuthorPosts
-
Nongki Sakinah
MemberKak Lala, ini cara mengisinya bagaimana, apakah diisi berupa rencana kebiasaan yang akan dilakukan? lalu setelah dilakukan perlu diceklis atau bagaimana? diisi setiap harikah atau per berapa hari. tks
Nongki Sakinah
Memberbaik kak, berarti dari obrolan juga cukup ya..
Nongki Sakinah
Memberkalau dalam kasus piyama, ga diberi pilihan, tapi saya persilakan bebas milih. hoo jadi harusnya diberi 2 opsi dulu aja ya?
Nongki Sakinah
Memberbetul Mas, ada yg 3 tahun ada yang 9 tahun π terimakasih jawabannya
Nongki Sakinah
MemberSubhanallah emaknya juga ini masih PR banget mengelola emosi terutama emosi kesel dan marah π dan kerasa memang difotokopi sama anak π’, masih ada harapan kan ya untuk anak yang terlanjur melihat contoh yang salah dari ortunya dalam regulasi emosi, jadi serasa melihat saya versi mini huhuhu
Nongki Sakinah
Memberohya, mulai usia berapa ya anak-anak bisa dikenalkan, bahwa meskipun dia punya hak mengambil keputusan sendiri, ada nilai-nilai syariat yang menjadi koridor, dan bagaimana tips2 untuk mengajarkannya. karena khawatir dengan fenomena sekarang, orang merasa bebas melakukan apa saja dengan alasan hidupnya adalah pilihannya/keputusannya, tidak ada org yang berhak mempengaruhinya.
Nongki Sakinah
MemberMas Aar untuk anak usia dini, ketika kita memberikan 2 opsi utk dipilih, apakah ortu masih boleh mengomentari hasil keputusannya. misal anak saya 3 tahun, diminta milih baju yg akan dipakai, habis mandi pagi milih baju piyama, kita biarkan saja, atau kita masih boleh bilang, baju ini ga sesuai untuk dipakai untuk waktu pagi
Nongki Sakinah
MemberMas Aar, boleh minta tips tahap-tahap mengajarkan anak membuat rangkuman materi, anak saya 9 tahun, untuk kemampuan menulisnya sudah baik, hobinya menulis, senang sekali menulis fiksi, dan menyalin resep yang dia anggap menarik. Dengan modal itu, gimana tahap-tahap yang tepat untuk miulai mengajarkan kemampuan merangkum materi dan presentasinya
Nongki Sakinah
MemberMas Aar, sebagai orgtua dan manusia yang ga sempurna, adakalanya ada di dalam kondisi tidak bisa memberikan teladan sama anak, misalnya saat sedang lelah. Juga karena keterbatasan orangtua, kadang juga gak bisa memberikan teladan di beberapa tema yang kita mengharapkan anak bisa mandiri, gimana ya supaya anak bisa tetap tumbuh inisiatif dan kemandiriannya di tema-tema yang mungkin kami sebagai orangtua ga bisa ngasi keteladanan yang diharapkan
Nongki Sakinah
Membertentang inisiatif, sejauh mana ortu boleh “mengatur” anak, karena terkadang kami masih merasa perlu berperan dalam aktivitasnya, karena kalau ga dibantu diingatkan, ga dikerjakan. apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan ortu agar anak tidak terkubur inisiatifnya.
Nongki Sakinah
MemberMengenai Fokus (tahu tujuan) , bagaimana tips supaya anak bisa tahu tujuannya. kadang kalau diajak diskusi, dia baru sebatas mau belajar A, B, C tapi ya karena ingin aja, belum bisa menjawab kalau ditanya tujuannya apa. berarti kalau seperti ini , masih ada di stage apa?
TerimakasihNongki Sakinah
Membermengenai 4 stage pembelajar, misalnya kami menilai saat di kegiatan menulis, anak sudah ada di stage terlibat, di kegiatan olahraga stage nya tergantung, di kegiatan menghafal quran stage nya tertarik. apakah kondisi seperti ini memang bisa terjadi? kalau memang iya, apakah berarti di usia yang sama, anak bisa memiliki stage yang berbeda di tema aktivitas yang berbeda? atau apakah saat anak misalnya sudah ada di tahap mandiri, berarti di setiap tema pembelajaran apapun seharusnya dia sudah bisa mandiri?
Nongki Sakinah
MemberBismillah, izin bertanya, belajar itu kan di mana saja dan kapan saja ya. Sesederhana mengajak anak ke pasar tradisional, itu pun belajar. Nah apakah dalam pelaksanaanya sehari-hari, kita perlu melabeli kegiatan tersebut sebagai “kita sedang belajar” kepada anak, atau biarkan saja berjalan alamiah.
Misal sebelum melakukan aktivitas apapun, perlukah kita menyampaikan dulu “sekarang kita akan belajar A ya, Nak”. Perlukah anak tahu bahwa ya itu sedang belajar bukan cuma melakukan kegiatan rutin sederhana. Atau sebaiknya seperti apa?
-
AuthorPosts