Forum Replies Created
-
AuthorPosts
-
Aar
KeymasterKak @arini-mahmud-anjari,
Yang dikirimkan ini adalah sampel, kak. Tidak perlu khawatir akan ada penilaian apapun yang mempengaruhi kakak. Jika sudah mau dilakukan, bisa dicentang (terlaksana).
Data yang dikirim adalah bagian dari refleksi dan proses belajar bersama. Silakan dikirimkan yang paling memungkinkan sesuai kondisi.
Yang utama adalah yang dijalankan secara nyata dalam keseharian kakak.
Semoga membantu. 🙏
Aar
KeymasterIya kak. Yang dimasukkan ke dalam Checklist per hari: senua kegiatan yang akan dilakukan di hari tersebut.
Aar
KeymasterHalo kak @kartika.handriani
Terima kasih sharingnya.
Supaya tidak panik dan prosesnya lebih mulus, kita jalan secara bertahap dalam program ini yaa..
Sementara dicoba diikuti dulu setahap demi setahap dengan mindful dan dikenali dampaknya pada diri kakak.
Nanti di akhir program kakak bisa melakukak review pribadi apa yang kira2 bisa dijalankan secara khusus oleh kakak secara mandiri.
Aar
KeymasterBagus kak @umi-salihah – Proses yang kakak jalani sudah luar biasa.
Jika kakak ingin mendapatkan manfaat dari program latihan ini, untuk sementara semuanya perlu ditulis dulu dan dibawa ke dalam sadar.
Jadi seperti aneka perangkat yang sudah diatur rapi di rak, semuanya diturunkan dulu untuk dicuci. Raknya dibersihkan. Setelah itu nanti ditata lagi.
Penataannya bisa sama dengan yang lama, bisa juga dimodifikasi sesuai insight yang didapat saat membongkar, mencuci, dan memandang rak yang kosong.
Aar
KeymasterKarena kita sedang berlatih, semua bentuk checklist ditulis dulu ya kak..
Tujuannya supaya semuanya bisa dikenali lebih baik dan dibawa ke dalam sadar.
Nanti setelah program selesai, kakak bisa review lagi mana metode yang paling efektif dan paling tepat untuk kakak.
Aar
KeymasterHalo kak @elsa-murdiana,
Tidak apa-apa menuliskan checklist yang panjang seperti kebiasaan yang selama ini dijalani.
Kembali pada fungsi basic:
- membantu mengelola keseharian
- setiap orang memiliki style yang sesuai (yang sudah berjalan dilanjutkan, sambil belajar dan memperkaya metode/pendekatan selama proses berlatih ini)
Nanti secara bertahap kita akan masuk lebih mendalam.
🙏🤩
Aar
KeymasterKak @nora-teresa,
Kriteria kegiatannya adalah: penting (harus dilakukan) dan mengambil waktu. Jika menidurkan anak masuk dalam kriteria tersebut, maka bisa dimasukkan.
Untuk kegiatan di hari lain, jangan dimasukkan ke dalam checklist hari ini.
Pilihannya adalah:
- yang dituliskan hari ini adalah persiapan utk kegiatan (misalnya: bikin bekal utk hari Minggu, diskusi dengan kakak utk kegiatan Minggu, pinjam mobil utk hari Minggu, dst)
- kegiatan hari Minggu dimasukkan ke dalam checklist hari Minggu
Semoga membantu.
🙏🤩
Aar
KeymasterNoted @ricky-arfiana,
Checklist bisa dituliskan di aplikasi, buku, atau alat apapun.
Seiring dengan perkembangan materi, nanti ada format-format berbeda yang perlu dikerjakan sebagai latihan ya kak..
Checklistnya bisa tetap di aplikasi, format jurnal yang lain silakan disesuaikan dengan kondisi yang paling memungkinkan buat kakak.
Yang penting bagi kami adalah peserta memahami tujuannya dan melakukan aksi sesuai petunjuk. Alat yang digunakan silakan disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Semangattt!
🤩🔥
Aar
KeymasterKak @almira-harris,
Ada konsep ideal dan kondisi lapangan. Itu yang terjadi pada banyak gagasan.
Secara konsep ideal, yang disebut PBL adalah diarahkan sendiri oleh anak Itu harapan yang akan kita tuju dalam proses PBL.
Untuk menuju sana, ada kondisi lapangan yang perlu kita perhatikan. Jika anak belum bisa menentukan tujuan dan mengarahkan dirinya sendiri, langsung membiarkan dan melepaskan anak melakukan PBL akan membuat kebingungan dan PBL kemungkinan besar mengalami kegagalan.
Jadi, memang dibutuhkan anak tangga menuju kondisi ideal.
Anak tangga itu adalah keterlibatan orangtua membimbing, memberikan petunjuk dalam proses kegiatan. Seiring waktu, orangtua kemudian mundur setahap demi setahap hingga akhirnya anak benar2 bisa memimpin dan mengelola sendiri prosesnya.Apakah jika dibimbing orangtua bisa disebut PBL?
Kalau saya tak terlalu peduli dengan sebutannya apa. Disebut PBL boleh, nggak disebut PBL juga tidak apa-apa. Yang penting subtansinya adalah anak terus bertumbuh menuju arah model PBL yang ideal: dipilih sendiri oleh anak (self chosen), tujuan dikelola sendiri oleh anak (self directed), dan dikelola sendiri oleh anak (self managed).
Demikian kak, semoga membantu
🙏
Aar
KeymasterKak @rara-fatima,
Yang dimasukkan ke dalam checklist bukan hanya tugas, tapi aktivitas yang menurut kita penting dilakukan dan mengambil waktu kita.
Jika menonton adalah sebuah hal yang penting bagi Anda dan membutuhkan alokasi waktu, masukkan dalam checklist.
Demikian pula hal2 lain.
Semoga membantu.. 🙏
Aar
KeymasterBoleh kak, silakan dilanjutkan
Aar
KeymasterNilai asalnya 30 dari 50, jika skalanya dibuat menjadi 100 maka menjadi 60 dari 100.
Keduanya sama2 60% dari nilai maksimal.
Demikian kak @rizqa-putri , semoga membantu.
Aar
KeymasterYang dibikin checklist rencana kegiatan besok. Kegiatan apapun. Tugas, kegiatan anak, kegiatan belajar, dll.
Isinya rencana aksi, bukan harapan. Jangka waktunya hanya besok (1 hari).
Aar
KeymasterBoleh kak @novyanti.tan – Tapi nanti jika ada bentuk-bentuk ceklist yang berbeda dari standar aplikasi tetap dikerjakan ya kak..
Kakak bisa memilih print template atau menulis di buku.
Aar
KeymasterHai kak @novia.hantriyati
Inti perbaikan adalah berangkat dari yang paling bisa dilakukan.
Selama program ini nanti kita coba perbaiki semua aspek secara bertahap yaa..
Jika kakak ingin fokus yang lebih khusus, bisa mulai dari perbaikan energi.
-
AuthorPosts