Forum Replies Created

Viewing 15 posts - 286 through 300 (of 766 total)
  • Author
    Posts
  • in reply to: Podcast Keragaman Kurikulum Usia Dini #5806
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @arsita-putri,

    Supaya kakak tidak mudah terombang-ambing tentang apa yang perlu dilakukan bersama anak, kakak bisa mengacu pada panduan yang diterbitkan pemerintah, seperti checklist perkembangan anak usia dini dari Diknas.

    Dari panduan ini, kakak bisa membaca apa saja yang perlu distimulasi pada anak-anak.

    Kami sudah coba rangkum dalam bentuk sederhana supaya lebih mudah dibaca oleh orangtua dan bisa Anda unduh di sini: https://tumbuh.rumahinspirasi.com/materi/checklist-perkembangan-anak-usia-dini-dari-diknas/

    Semoga membantu .. 🙏

    in reply to: B1 Mengenal Uang #5813
    Aar
    Keymaster

    Kak @indah-susanti-3380

    Secara umum anak usia 4 tahun belum bisa diperkenalkan konsep uang karena sifatnya abstrak dan anak masih dalam fase mengenali yang nyata.

    Dalam konteks belajar tentang literasi keuangan, yang bisa dilakukan pada anak adalah:

    • belajar melakukan transaksi. Anak jadi tahu bahwa untuk mendapatkan sesuatu dia perlu membeli. Untuk membeli perlu “sesuatu yang ditukarkan”. Anak mungkin belum memahami nilai yang tertera dalam uang, tapi dia jadi mengenal uang.
    • anak ikut mengambil uang di ATM. Anak mungkin belum memahami apa itu ATM, tapi anak jadi tahu bahwa sumber uang bisa diambil melalui ATM. Orangtua bisa bercerita bahwa Ayah/Ibu menyimpan uang di bank sehingga bisa mengambilnya melalui ATM.
    • mengelola keinginan. Tidak semua keinginan harus dipenuhi dan diperturutkan. Anak belajar menahan diri saat keinginannya tidak terpenuhi.

    Demikian kak, semoga membantu.

    in reply to: Checklist #5815
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @suartika-ika,

    Jika Anda merasa terlalu rigid dan kurang lentur, tak ada jalan lain selain mencoba berproses dan menumbuhkan kelenturan melalui kegiatan membuat chekclist.

    Caranya:

    1. Bawalah ke dalam kesadaran bahwa Anda sedang menjadikan proses membuat checklist dan menjalani checklist ini sebagai perjalanan spiritual Anda. Ini adalah jalan Anda untuk mendidik diri Anda agar semakin lentur.

    2. Mulailah dengan membuat checklist yang lebih lentur dengan memakai sistem menu. Jangan isi waktu dan urutannya, tapi tulisan targetnya saja. Saat Anda merasa berat menjalaninya, ingatkan diri Anda bahwa ini adalah latihan membangun kelenturan diri Anda.

    3. Ambil nafas secara halus dan perlahan (nafas sadar) dalam hitungan 5 setiap kali akan melakukan kegiatan. Lakukan nafas sadar ini sebelum memberikan reaksi apapun. Jadi, Anda berlatih menunda respon dan mengisi otak Anda dengan oksigen. Menjeda respon dengan melakukan nafas sadar adalah salah satu teknik utk menggeser aliran sirkuit otak dari aliran ke otak emosi ke otak yang lebih rasional.

    Demikian kak, semoga membantu.

    Mohon maaf pesannya terlewat dan baru dijawab.

    🙏

    in reply to: matriks pola kegiatan #5817
    Aar
    Keymaster

    Kak @umi-salihah,

    Kegiatan di area DS (Diri Sendiri dan Sesekali) memang tidak membutuhkan banyak.

    Fungsinya adalah selingan dan penyegaran agar tidak terjadi kebosanan. Kegiatan ini sering berfungsi untuk menjaga agar tetap kreatif, tetap bertumbuh karena yang sesekali biasanya dilakukan dengan jenis kegiatan berbeda, tempat berpindah, bertemu orang lain.

    Jumlahnya tergantung style dan kecenderungan personal. Ada orang yang senang rutinitas dan itu tak apa-apa.

    Jika dibutuhkan, yang penting sesekali perlu dilakukan kegiatan DS.

    Demikian kak, semoga membantu.

    🙏🤩

    in reply to: Matriks pola kegiatan #5818
    Aar
    Keymaster

    Kak @febiyanti-veronica,

    Setiap kategori biasanya memiliki fungsi dan manfaat masing-masing. Misalnya, kategori: OS (untuk orang lain & sesekali).

    Manfaat dari kategori OS adalah sebagai selingan. Kegiatan yang dilakukan sesekali biasanya bentuknya berbeda dari yang rutin, tempatnya berbeda, dll. Selingan dibutuhkan untuk mendinamisir pola kegiatan yang rutin, supaya muncul ide baru, penyegaran, dll.

    Jika semua kegiatan sifatnya rutin, kemungkinan bisa mengakibatkan kejenuhan dan kebosanan. Jadi, kegiatan OS ini diperlukan.

    Isunya adalah berapa banyak?

    Nah, jika terkait dengan jumlah, tidak ada sebuah aturan khusus berapa idealnya karena setiap orang punya style dan preferensi terkait kebutuhan akan kegiatan selingan dan penyegaran.

    Demikian kak, semoga membantu.

    🙏🤩

    in reply to: Checklist #5821
    Aar
    Keymaster

    Nah.. betul sekali itu kak @Bunga-hamka,

    Tujuan dari membuat checklist adalah mengurangi overthinking dan mengurangi beban penggunaan energi di hati & pikiran.

    Semangat kak.. semoga hari-hari kakak semakin membahagiakan dan produktif!

    🤩🔥

    in reply to: Mengelola matriks kegiatan #5822
    Aar
    Keymaster

    Kak @agustin-hari,

    Sebagai exercise, saat ini boleh kak.. karena idealnya adalah pekerjaan yang kita lakukan merupakan hal yang kita sukai dan butuhkan. Itu akan menjadi kehidupan yang membahagiakan. Jadi, banyak DOR -nya, hehehe…

    Tujuan besarnya nanti adalah memilah dan memastikan setiap area dikenali.

    Dalam kondisi umum, jangan lupa untuk mengisi energi dengan mengalokasikan kegiatan di area DR karena itu menjadi modal untuk melakukan kegiatan yang lain.

    Demikian, semoga membantu ya kak..

    🙏🤩

    in reply to: Matriks pola kegiatan #5823
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @fadilatul-yumna,

    Checklist-nya cukup dibuat sekali saja, kak. Kami sediakan checklist yang baru (kegiatan + kategori + kotak kecil) yang bisa digunakan.

    Semoga membantu yaa..

    🙏🤩

    in reply to: Checklist #5824
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @enggaring-tyas

    Pengkategorian itu menjadi alat bantu untuk analisis dan pendalaman sehingga kakak semakin aware dengan pola-pola keseharian (secara umum) yang dijalani.

    Dalam konteks kakak terkait proyek yang berkelanjutan, pendekatannya bisa dua-duanya: dilihat sebagai Rutin dalam durasi tertentu (selama beberapa hari) atau kegiatan Sesekali (karena hanya berlangsung saat ini, bulan depan tidak ada lagi).

    Poin pentingnya adalah harus ditulis dan masuk checklist setiap hari, jangan tidak ditulis. Isi checklist biasanya akan menjadi semakin efektif jika penulisan aspek yang mau dikerjakan hari itu spesifik. Itu kak.. 🙂

    Semangattt!

    🔥🤩

    in reply to: Nurul #5826
    Aar
    Keymaster

    Kak @nurul-hidayah-8617

    Tidak ada sebuah panduan khusus karena kehidupan setiap orang unik.

    Satu poin penting yang ditekankan dalam program ini adalah: kakak perlu membuat checklist kegiatan utk diri sendiri karena itu fungsinya menjaga kesehatan kakak, mengelola energi, menjaga level kebahagiaan, serta menjadi ruang bertumbuh bagi kakak.

    Ini bukan hal yang egois, tapi untuk manfaatnya juga akan dirasakan anak dan keluarga.

    Selengkapnya silakan mendengarkan podcast hari ini yang membahas tentang Strategi Mengelola Matriks Kegiatan.

    Semoga membantu.

    🙏🤩

    in reply to: Matrix pola kegiatan #5827
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @rahayu-prasetyatmini,

    Kegiatan yang tergantung kondisi bisa dimasukkan kegiatan sesekali. Jika Anda fokus pada aspek alokasi waktunya, maka itu bisa juga dibuat menjadi rutin; misalnya Kegiatan Anak Pagi. Jika kondisi cerah, kegiatannya jalan pagi. Jika kondisi hujan, kegiatan diganti lain (yang sudah disiapkan).

    Tentang kegiatan bersama pasangan, intinya adalah mewujudkannya. Apakah Anda tergerak jika itu menjadi kebutuhan? Maka jadinya itu area D (untuk diri sendiri). Jika Anda lebih tergerak karena ingin melayani, maka masukkan pada area O (untuk orang lain)

    Tapi pengkategorian, boleh juga sih Anda membuatnya menjadi DOS atau DOR. 🙂

    Semangat kak!

    👍🔥

    in reply to: matriks pola kegiatan #5828
    Aar
    Keymaster

    Kak @umi-salihah,

    Tidak ada proporsi ideal dalam setiap kategori. Tugas kita adalah melakukan refleksi dan eksperimen untuk mencari pola yang lebih sehat.

    Jika kakak merasa kegiatan saat ini belum optimal, carilah cara untuk mengoptimalkannya.

    Kegiatan DR yang hanya 1 itu terlalu sedikit. Cobalah cari cara menambahkannya yang tidak membutuhkan waktu/sumber daya besar. Kegiatan itu mungkin sudah Anda lakukan, tapi tidak Anda masukkan ke dalam checklist karena dianggap otomatis.

    Sebagai contoh, kegiatan DR itu misalnya: bangun tidur ibadah (sholat), mengaji 15 menit, membuat kopi, mendengarkan podcast, stretching/aerobik/yoga/jalan, membaca buku, dll.

    Selamat bereksperimen ya kak..

    🙏

    in reply to: Manajemen Kesadaran #5829
    Aar
    Keymaster

    Halo kak @fenny-lianawati,

    Terima kasih sharingnya.

    Semoga dengan bantuan Matrix Pola Kegiatan, kakak bisa memetakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehari-hari yaa…

    Dengan demikian, kakak bisa mulai belajar mengelola dan membuat keseimbangan. Dalam kondisi kakak, pastikan ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

    1. Pastikan mengalokasikan waktu untuk diri sendiri dan membangun rutinitas terkait diri. Tujuannya adalah membangun energi dan kebahagiaan. Formula dasarnya adalah: tidur yang cukup, makanan berkualitas, bernafas dengan lambat melalui hidung, gerak fisik aktif. Jadikan ini salah satu prioritas kakak.

    2. Tugas kita adalah mencari solusi-solusi optimal untuk hidup kita. Jika kakak memilih catering, jangan merasa bersalah. Itu mungkin solusi yang optimal untuk kondisi kakak. Yang penting dijaga kualitas kateringnya. Yang penting kakak jadi punya waktu dan energi untuk menjalani kegiatan lebih bersemangat.

    3. Ada kegiatan insidental dan kegiatan rutin. Kegiatan bersama keluarga besar adalah kegiatan insidental untuk/bersama orang lain. Kegiatan semacam ini perlu dilakukan sesekali karena berfungsi strategis untuk membangun hubungan baik bersama keluarga besar.

    Nah, jika kondisi kita sedang tidak ideal (misalnya sakit atau ada kegiatan luar), maka strateginya adalah ikhlas dan lentur. Jalani kegiatan bersama keluarga dengan sadar (mindful) dan sukacita. Manfaatkan jadi sumber kebahagiaan dan kegiatan belajar untuk anak-anak. Anak2 jadi belajar keterampilan sosial, semakin mengenal saudara2nya, dll.

    Jangan memikirkan yang lain saat sedang berkegiatan bersama keluarga. Lepaskan target yang lain karena itu hanya akan menggerus energi kebahagiaan kita.

    Sekali lagi, tantangannya adalah menjalani SAAT INI dengan IKHLAS dan SUKACITA, apapun jenis kegiatannya.

    Demikian kak, semoga membantu.

    🙏

    in reply to: Tentang kegiatan bersama pasangan #5830
    Aar
    Keymaster

    Kak @hasna-hanifah,

    Terima kasih sharingnya. Saya sangat memahami kondisi Anda yang berbeda dari kondisi keluarga pada umumnya.

    Tidak apa-apa, kak. Setiap diri kita berjuang dan berusaha mencari solusi2 optimal yang sesuai kondisi kita.

    Pengaturan pola Rutinitas Malam berupa mengobrol/terkoneksi dengan sekitar. Dalam kondisi umum, itu berarti mengalokasikan waktu untuk mengobrol bersama anak dan pasangan. Tapi dalam kondisi kakak, berarti mengobrol bersama anak saja.

    Untuk komunikasi bersama pasangan, saran saya komunikasi bersama pasangan dimasukkan dalam DR (kegiatan untuk Diri Sendiri dan Rutin). Frekuensi dan durasinya disesuaikan dengan kesepakatan bersama pasangan, tidak harus menjelang tidur. Frekuensinya tidak harus setiap hari walaupun akan sangat ideal jika dilakukan setiap hari. Isinya cerita2 keseharian ttg anak, kegiatan di rumah/pekerjaan, apa yang sedang bertumbuh, dll.

    Jadi, jika ada kebutuhan, pastikan dicarikan upaya memenuhinya. Pengaturannya dibuat lebih fleksibel sesuai kondisi dan kesepakatan.

    Demikian kak, semoga ketemu kesepakatannya bersama pasangan yaa..

    🙏🤩

    in reply to: Checklist #5832
    Aar
    Keymaster

    Tidak apa2, kak @bunga.hamka

    Setiap orang dengan prosesnya masing-masing.

    Apa yang membuat kakak lama berpikir?

    Supaya kakak mudah, jangan membayangkan yang susah dan kegiatan baru.

    Pikirkan kegiatan yang biasa dilakukan setiap hari sejak bangun tidur hingga malam hari.

    Ada kegiatan pagi seperti sholat, memasak, menemani anak belajar, dll.

    Intinya kegiatannya tidak mengada-ada.

    Selamat berlatih ya kak.. Terus semangat bertumbuh

Viewing 15 posts - 286 through 300 (of 766 total)
Scroll to Top